Kendari – PN NEWS Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menjelaskan,ppengembangan hargasejumlah harga komoditas terpantaustabildi Pasar Basah Mandongajikadibandingkan bulan lalu. Meski begitu,beberapa komoditsebagaimengalami kenaikan seperti cabai,bawang merah, dan telur ayam ras.Demikian dijelaskan Wamendag Jerry usai meninjauPasar BasahMandonga, Kendari, Sulawesi Tenggara pada hari ini, Sabtu (10/12).
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, Kementerian Perdagangan terus memastikan stabilitas harga danketersediaan bapok. sejumlah bapok harganya relatif stabil sedangkan cabai, bawang merah, dantelur ayam ras mengalami kenaikan yang masih wajar,”ujar Wamendag Jerry.
DiPasar Basah Mandonga per 9 Desember 2022, harga beras medium Bulog tercatat Rp9.400/kg,beras premium Rp11.000/kg, gula pasir Rp15.000/kg, minyak goreng curah dan MinyakitaRp14.000/liter, minyak goreng kemasan Rp20.000/liter, dan tepung gandum Rp13.500/kg. Sementaraitu, daging sapi berada di harga Rp140.000/kg, daging ayam ras Rp28.500/kg, dan telur ayam rasRp29.000/kg. Adapun cabai merah keriting Rp27.000/kg, cabai merah besar Rp28.000/kg, cabai rawitmerah Rp50.000/kg, bawang merah Rp45.000/kg, dan bawputih Rp35.000/kg.Wamendag Jerry berujar, hasil pantauan tersebut sejalan dengan data Kementerian Perdaganganterksebuahitu rata-rata-rata harga eceran bapok.
Harga sebagian besar stabil, namun sedikit naik bagicabai, bawang merah, dan telur ayam ras.Kemendag bersama Kementerian Dalam Negeri, Badan Pusat Statistik (BPS), danpemerintah dsebuaheramenyusun Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai upaya bersama mengendalikan inflasidi daerah.Dalam kunjungan tersebut, Wamendag Jerry didampingi Kepala DinasPerindustrian danPerdagangan Sultra Siti Saleha, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra Sofyan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan KotaKendari Alda Kesutan Lapay,Pimpinan Wilayah PerumBulog SultraSiti Mardati Saing, dan Kepala Pasar Basah Mandongseorang Sigit.
Untuk minyak goreng, tekanan Wamendag Jerry, minyak goreng curah rakyat (MGCR) Minyakita semakin merata ketersediaannya berkat dukungan program Tol Laut.“Minya kita kini sudah tersedia di 34 provinsi.
Dinas yang membidangi perdagangan di 34 provinsi telah melaporkan terdapat Minya kita di area pasar pantauan. Minya kita menjangkau Indonesia Timur (Nusa Tenggara, Malukudan Papua). Di Nusa Tenggara, Minya kita sudah tersedia di Kupang, bahkan di daerah terdepan,terluar, tertinggal (3T) seperti Atambua.
Di Maluku dan Maluku Utara, Minya kita sudah tersediadi Ambon, Maluku Tenggara, Masohi, dan Tidore Kepulauan. Sementara di Papua dan Papua Barat,Minyakita sudah tersedia di Merauke dan Manokwari,”rinci Wamendag Jerry.
