Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia Menyambut Baik Terbitnya Perpres Nomor 68/2021

  • Bagikan

Jakarta Pelitanusantara.com Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia yang aktif mengkritisi peraturan perundang-undangan di Indonesia menyambut baik terbitnya Perpres No 68/2021.

Menurut perwakilannya Alvin Maringan menerangkan ini merupakan regulasi yang baik sehingga perlu kita dukung penerapannya.

“Kami menyambut positif Perpres ini dan berharap lebih hati-hati Kementerian dalam merancang suatu Peraturan Perundang-undangan.

Hal ini dirasakan oleh Alvin saat terbitnya Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 1/2018 tentang Paralegal Dalam Pemberian Bantuan Hukum.

“Kami ingat betul Permenkumham Paralegal tersebut diprotes oleh kalangan Advokat. Nah itu salah satu contoh ketidakhati-hatian Menteri dalam merancang suatu Peraturan sehingga di uji materiil oleh para Advokat ke Mahkamah Agung dan dikabulkan sebagian oleh Mahkamah Agung.” Ujar Alvin

“Kalau Peraturan Menteri diterbitkan tidak hati-hati maka otomatis akan diuji materiil ke Mahkamah Agung oleh pihak yang berkeberatan”. Tambah Alvin.

Alvin juga berharap selain rancangan Peraturan Menteri harus disetujui oleh Presiden terlebih dahulu , alangkah baiknya keterbukaan atas Naskah Rancangan juga harus dikedepankan sehingga masyarakat dapat memberikan partisipasi yang merupakan haknya sebagaimana diatur dalam UU No 12/2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

“Bagaimanapun juga Partisipasi Masyarakat adalah penting untuk perancangan peraturan perundang-undangan agar mengantisipasi gejolak atau penolakan apabila telah di sahkan. Namun demikian, masyarakat tetap dapat melakukan pengujian peraturan perundang-undang seperti Peraturan Menteri ke Mahkamah Agung sebagai Lembaga Yudikatif yang berwenang memeriksa, mengadili dan memutuskan permohonan Hak Uji Materiil atas Peraturan Perundang-undangan yang bertentangan dengan Undang-undang.” Tutup Alvin.

Untuk diketahui Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesian merupakan gabungan Advokat diantaranya Alvin Maringan, Jarot Maryono, John Sidabutar, Indra Rusmi, Bireven Aruan, Johan Imanuel, Hema Anggiat Marojahan Simanjuntak, Asep Dedi dan kawan-kawan. (Romo Kefas)

  • Bagikan