Tak Patuh Batasan Waktu, Bawa Kendaraan Tanpa Pelindung Diri!

  • Bagikan

JAYAPURA – Pelitanusantara.com |  Sudah sepekan, pemberlakuan pembatasan waktu aktifitas masyarakat, di Kota Jayapura, pada Pukul 14:00 atau jam 2 Siang, guna memutus mata rantai penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19). Masih ada saja warga masyarakat yang tak patuh, keluar beraktifitas diatas jam 2 siang, dan membawa kendaraan mereka, tanpa pelindung diri masker dan helm.

“Kami sudah melakukan sosialisasi tentang adanya pembatasan waktu aktifitas masyatakat, pada Pukul 14:00 atau jam 2 Siang, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kota Jayapura, sejak tanggal 18 Mei hingga 20 Mei 2020. Dan tanggal 21 Mei adalah waktu rasia sweepingnya di jalan raya , hingga sampai 4 Juni 2020,” kata Kapolsek Abepura, AKP.Clief Duwitd, SE., S.IK, kepada wartawan, Minggu 24 Mei 2020, di Jayapura, Papua.

Kapolsek, menyebutkan, pemberlakuan batasan waktu ini, ada pengeculian dan toleransi kepada mereka yang pulang dari kantor, setelah bekerja, pada jam 2 Siang hingga jam 3 Sore.

Sementara untuk aktifitas warga masyarakat, atau perpindahan manusia, perpindahan barang, transportasi, dikhususkan, dan dikecualikan kepada, mereka yang bertugas atau tugas-tugas yang berkaitan dengan Covid-19. Dan 11 fungsi kemanusiaan, seperti, Pertamina, Perbankan, bawa sembako, pembagian sembako, ambulace bawa pasien, dan kondisi-kondisi darurat lainnya. Itu Diperbolehkan lewat.

“Tetapi bagi warga masyarakat, yang melaksanakan aktifitas diatas batasan waktu jam 2 siang, dan tidak mempunyai kepentingan, yang berkaitan dengan tugas-tugas Covid-19. Kita persilahkan kembali, dan tidak diperbolehkan lewat,” sebut Kapolsek Abepura itu.

Ditanya soal, apakah masih ada warga yang tak patuh?, tutur Kapolsek, sudah seminggu batasan waktu diberlakukan, tetapi kami masih mendapati warga masyarakat yang tak patuh, keluar diatas jam 2 siang. Dan mereka mengendarai kendaraan bermotor mereka, tanpa pelindung diri, seperti tidak memakai masker, berkendaraan tanpa helm, gonjeng dua tanpa mengunakan helm, dan tak ada plat nomor kendaraan (DS) motor mereka.

“Kurangnya kesadaran diri, sudah seminggu batasan waktu diberlakukan, masih ada warga masyarakat yang tak patuh, keluar diatas jam 2 siang. Bawa kendaraan bermotor mereka tanpa pelindung diri, tidak pakai masker, berkendaraan tanpa helm, gonjeng dua tanpa helm, plat nomor kendaraan (DS) motor tidak ada,” ujar AKP.Clief Duwitd.

Sekedar diketahui, selama rasia sweeping pembatasan waktu, diberlakukan, pelanggar pembatasan aktifitas masyarakat, didominasi oleh pengendara roda dua (motor). (Richard/Pelitanusantara.com)

  • Bagikan