Sulawesi Barat – PN NEWS Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melalu Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi telah mengangkat Purnapaskibraka tahun 2021 menjadi Duta Pancasila sebanyak 7 ribu orang di penghujung tahun 2022.
Purnapaskibraka tahun 2021 yang diangkat menjadi Duta Pancasila tersebar di Kabupaten Kota 29 Provinsi di Indonesia.
Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Dr. Rima Agristina, S.H., S.E., M.M mengatakan, meskipun Pasukan Pengibar Bendera Pusaka itu sudah melaksanakan tugasnya pada upacara 17 Agustus, namun masih memiliki tugas lain yakni sebagai Duta Pancasila.
“Tugas ade-ade belum selesai, kalian terus kibarkan sang saka merah putih di penjuru pelosok Indonesia”, ujarnya saat pembekalan secara hybrid kepada Purnapaskibraka Duta Pancasila Sulawesi Barat, Jum’at, (10/12).
Yang paling terpenting menurutnya adalah Purnapaskibraka Duta Pancasila ini harus menjadi role model atau suri tauladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.
“Pancasila harus menjadi pondasi adek-adek sebagai generasi muda penerus bangsa”, tegasnya.
Rima menjelaskan pengangkatan Purnapaskibraka Duta Pancasila telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan Peraturan Badan Nomor 3 tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksana Perpres Nomor 51.
Ia berharap Purnapaskibraka Duta Pancasila selalu menunjukan perjuangan Indonesia dalam melawan Ideologi lain.
“Kita saatnya terus tunjukan perjuangan, Indonesia yang merdeka adil, makmur dan abadi dalam melawan ideologi lain”, paparnya.
Pancasila bagian dari sistem pertahanan dan keamanan bagi generasi muda dari gangguan ideologi-ideologi transnasional itu.
“Caranya adalah tunjukan bagaimana Pancasila dalam tindakan nyata, jangan sampe lengah dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dan jadilah pewaris masa depan, tutupnya.
Direktur Pengendalian M. Fahrurozi, S.Sos., M.Si mengajak kepada Purnapaskibraka Duta Pancasila khususnya di Sulawesi Barat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dari hal yang terkecil.
“Mengimplementasikan niai-nilai Pancasila sangatlah mudah contohnya dalam keluarga dan komunitas adik-adik”, ujarnya.
Dirinya juga mengaku masih terdapat lima provinsi yang belum dilakukan pengangkatan dan diusahakan awal tahun 2023 pengangkatan Purnapaskibraka Duta Pancasila di lakukan di 34 Provinsi.
“Tetapi jika ada yang mengusulkan lagi di akhir tahun ini kita akan sesuaikan, mengingat saat ini sudah penghujung tahun”, ujarnya.
Pengangkatan Purnapaskibraka Duta Pancasila Sulawesi Barat ini diapresiasi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Barat M. Hamzih, S.Ag., M.M.
Ia menuntut kepada Purnapaskibraka Duta Pancasila Sulawesi Barat untuk ikut serta dalam menangkal paham radikalisme.
“Ingat paham ini hal yang tidak menguntungkan bagi kita semuanya”, paparnya.
Dirinya juga menyarankan terdapat tiga hal yang harus dilakukan oleh Duta Pancasila saat ini diantaranya adalah memberikan pemahaman atau pelajaran kepada masyarakat, menganalisis informasi di media sosial dan bersikap baik di lingkungan masyarakat.
“Dunia informasi saat ini, tidak bisa kendalikan, maka adek-adek harus bisa memfilter informasi-informasi di media sosial”, sarannya.
Pihaknya juga mengaku Purnapaskibraka Duta Pancasila akan dilibatkan dalam kegiatan dengan komunitas atau organisasi kepemudaan lainnya.
“Selain itu tugas pokoknya adalah melakukan komunikasi kepemudaan, karena mereka juga bagian dari kita”, ajaknya.
“Jadilah Duta Pancasila yang luar biasa, karena saya yakin jika semuanya paham dengan Pancasila, maka akan menjadi orang baik dan akan baik kepada orang lain”, tutupnya. (Kefas Hervin Devananda )













