Staf Ahli Mentri Kominfo Prof Dr H. Henry Subiakto SH,MA : “ Pemerintah lagi menggerakan LIterasi Digital termasuk di PAPUA”

Jakarta,Pelitanusantara.com Pada Acara Dikusi yang diselenggarakan oleh PEWARNA Indonesia  kali ini  awak media mendapakan kesempatan mewawancarai  Prof Dr H Henry Subiakto SH MA selaku Staf Ahli Menteri Kominfo yang mewakili Menkominfo sebagai KEYNOTE SPEAKER ( Pembicara Utama ) Jakarta, Rabu (09/05/21)

Pria yang akrab di panggil Prof Henry ini membawakan materi  berjudul BERITA HOAKS RUGIKAN BANGSA. Dalam pemaparannya menjelaskan bahwa di Indonesia ini sudah 202,6 juta pengguna internet bisa di bayangkan Ketika 202,6 jt pake internet mereka semua itu bisa menjadi wartawan (untuk menyampaikan informasi) dengan caranya mereka dan semua bisa menjadi produsen konten, bisa menjadi komentator politik,bahkan jadi provokator pun bisa.

“jumlah nya banyak sekali yg di facebook yang di twiter yg di whatsapp hampir Sebagian besar kita punya HP ada Whatsapp dan itu (mereka) semua bisa menjadi produsen produsen informasi mangkanya dengan adanya konten itu luar biasa banyak sekali” ujarnya

Pada kesempatan ini Prof Henry menjelaskan dengan banyaknya pengguna internet memungkinan terjadinya hoaks (berita bohong) dan fenomena Hoaks ini sangatlah berbahaya karena dapat membuat kegaduhan bahkan kerusuhan yang berujung pada potensi pecah belahnya persatuan di tengah masyarakat

“Hoaks dapat menciptakan orang cerdas menjadi tidak cerdas, yang demokrasi menjadi tidak demokrasi potensi itu sangatlah besar dan bisa berbahaya.

Beruntung kita masih punya Undang Undang No 1 Tahun 1946 pasal 14 yang bisa di terapkan untuk pelakunya “ ungkap Prof Henry yang sudah menjadi staf ahli Menteri Kominfo selama 15 tahun

Ketika di tanya bagaaimana upaya dari Depkominfo untuk mengantisipasi bahaya hoax di tengah masyarakat papua saat ini Prof henry menjelaskan salah satunya tentu saja dengan penegakan hukum dan literasi digital (Pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital) dimana pemerintah sedang menggerakan Literasi digital termasuk di papua

“ tapi tentang penegakan hukum temen temen (dari) Polisi kan manta terus ” pungkasnya (Doglas Tobing)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *