Sinergi STIH Painan Bersama Puslitbang Polri Gelar Diskusi Penegakan Hukum

Img 20231123 Wa0004
Spread the love

 

Bogor – Pelitanusantara.com

STIH PAINAN dan PUSLITBANG POLRI menggelar kegiatan Koordinasi dan Kerjasama dalam giat audensi yang berkaitan dengan Tridharma Peguruan Tinggi yaitu “Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Hadapan Penyidik Kepolisian, Kejaksaan, maupun Pengadilan”, bertempat di ruang rapat Raden Said Sorkanto Tjokrodiatmojo Puslitbang Polri, Desa Cimanggis Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa, (22/11/2023).

Materi pembahasan yang dibawakan oleh Para Pembicara
Dr. Muh Nasir, S.H.,M.Hum, Chairul Aman, S.H.,M.H., Suandi , S.H.,M.H.​​​​​ antara lain tentang Proses Penegakan Hukum Melalui Peradilan Pidana yang di Indonesia memiliki tahapan yang panjang, bermula dari berhadapan pada tingkat Kepolisian dengan penyelidikan, penyidikan sampai proses penuntutan oleh Kejaksaan melalui proses pemeriksaan – pemeriksaan sesuai Hukum Acara di pengadilan sampai dengan penjatuhan putusan dan pelaksanaan putusan (eksekusi) atas putusan pemidanaan perkara tersebut.

Bahwa Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan adanya Tugas Pokok dan Fungsi Profesi Kepolisan, Jaksa, Advokat dan Hakim yang berposisi sebagai para Penegak Hukum di Indonesia agar masyarakat dapat mengetahui dan memahami lebih baik proses mekanisme dan Alur Penegakan Hukum.

Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan Koordinasi dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan POLRI ini untuk mendapatkan pemahaman lebih baik tentang mekanisme dan alur penegakan hukum baik oleh profesi Penyidik Polri, Jaksa Pernuntut Umum maupun Hakim dipengadilan serta tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk mengetahui adanya penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku.

Ketua STIH PAINAN Dr. Muh Nasir, S.H.,M.Hum mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tugas pokok seorang dosen, bahwa dosen itu dalam satu semester harus melakukan penelitian dan pengabdian. Khususnya semua dosen diwajibkan untuk memenuhi beban kerja dosen yang harus tercapainya 12 SKS dalam setiap semesternya baik itu pengabdian maupun dalam penelitiannya.

“Alhamdulilah di Puslitbang Polri ini, kami telah melaksanakan pengabdian dan penelitian, Kami mengucapkan banyak terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini kepada kapusdik,” ujarnya.

Ketua STIH PAINAN, Dr. Muh Nasir,S.H.,M.Hum melanjutkan, dengan adanya kegiatan ini mudah – mudahan kedepannya dapat lebih ditingkatkan lagi mengenai kerjasamanya terutama di bidang penelitian, khususnya penelitian di Puslitbang Mabes Polri ini.

“Kegiatan seperti ini sebelumnya juga telah dilaksanakan di tingkat masyarakat maupun beberapa instansi. Pesertanya sendiri terdiri masyarakat, mahasiswa maupun beberapa instansi, sebagian peserta adalah anggota yang bekerja di Puslitbang Polri,” jelasnya.

“Kita akan secara rutin mengadakan kegiatan seperti ini, saling sharing antara Polisi dengan kampus dan dosen dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya dalam kaitan dengan proses hukum tindak pidana. Kalau sekarang kan tindak pidana terjadi yang terjadi di Indonesia terutama di Jakarta cukup tinggi,” imbuhnya.

“Harapannya semoga bisa terus terlaksana kegiatan seperti ini dan terus meningkatkan kerjasama antara STIH PAINAN dan Puslitbang Polri,” tandas Dr. Muh Nasir.

Sementara itu Pama Subbag Perma Puslitbang Polri AKP Handono mengatakan bahwa terkait kegiatan hari ini merupakan kerjasama antara STIH PAINAN dengan Puslitbang Polri dan ini sangat bermanfaat bagi rekan – rekan yang akan menimba ilmu di STIH PAINAN.

“Dan ilmu tadi mendukung untuk kegiatan kita Puslitbang Polri,” katanya.

Pama Subbag Perma Puslitbang Polri AKP Handono juga menerangkan bahwa kegiatan ini membahas tentang kampus baru yang akan di bangun untuk menjadi 6 lantai dan mahasiswa yang ada di Puslitbang Polri yang kegiatannya daring kemudian tatap muka di kampus STIH PAINAN di Cikupa, Banten.

Lebih lanjut AKP Handono juga menjelaskan Puslitbang Polri adalah Pusat Penelitian pengembangan institusi Polri, yang diteliti dan dikembangkan di Puslitbang ini mulai dari peralatan hingga sumber daya manusia.

“Kalau dari sisi peralatan itu mulai dari berbagai perlengkapan yang digunakan oleh para Personil Kepolisisan,” ungkapnya.

AKP Handono berharap kedepannya antara STIH Painan dan Puslitbang Polri tetap dapat bekerjasama dengan baik.

“Mudah – mudahan kerjasama STIH Painan dengan Puslitbang Polri terus berjalan seterusnya, agar anggota baru yang masuk ke Puslitbang Polri juga dapat turut menimba ilmu di STIH Painan” pungkasnya.

Pada sesi akhir kegiatan dan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat sangat berguna bagi pengenalan dan pemahaman atas kewenangan profesi para penegak hukum serta arti pentingnya memahami hukum acara pidana dalam praktek guna menjamin adanya keadilan yang berkepastian hukum di sistem peradilan Indonesia, untuk itu perlu adanya Peningkatan Kompetensi baik bagi Penyidik Pada Kepolisian, Advokat, Jaksa sebagai Penuntut Umum, dan Para hakim sebagai pemutus perkara agar dapat mewujudkan keadilan dan kepastian hukum yang dicita citakan untuk ketertiban umum. (Yd)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!