TRENGGALEK – PN NEWS Menjadi catatan sepanjang sejarah Pemerintahan Kabupaten Trenggalek, tahun inilah memiliki Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp 284,5 miliar. Ungkap Alwi Burhanuddin Politisi Partai Keadilan Sejahtera saat dikonfirmasi, Selasa 7/3/2023.
Adapun menurut Alwi, Silpa tahun ini terbesar sepanjang sejarah dalam pemerintahan trenggalek. Sedang penyumbang Silpa terbesar adalah dari belanja pegawai.
“Hal tersebut pengaruh dari banyaknya jabatan Kepala Dinas yang kosong,” Kata Alwi.
Alwi Burhanudin ketua Komisi 1 DPRD Trenggalek, tegaskan terhadap Badan Kepegawaian Daerah untuk segera lakukan tidak lanjut hasil seleksi eselon II sesuai janjinya. Pasalnya BKD sesuai tahapan menyampaikan jika batasan akhir seleksi tersebut di bulan Maret 2023.
Masih menurut Alwi, jika hal tersebut tidak segera ditangani tahun berikutnya Pemda akan kembali menumpuk Silpa. Bahkan akan lebih sebesar dibanding tahun ini yang nilainya di angka Rp 284,5 miliar.
Kita tahu jika dalam OPD pucuk pimpinannya dijabat oleh seseorang yang notabenenya Pelaksana Tugas (PLT) tentu sangat berpengaruh terhadap sebuah keputusan yang akan diambil.
“Jika pejabatnya terus menerus diisi oleh PLT bagaimana bisa memberikan pelayanan yang maksimal,” terang Alwi
Nah inilah yang harus segera kita urai, agar roda pemerintahan tidak pincang. Tentu apa yang selama ini telah dilakukan seperti, perekrutan yang konon disampaikan oleh BKD Maret ini detlain terakhir harus segera terwujud.
“Soal pengisian eselon II tentu sangat erat kaitannya dengan serapan anggaran,” tegas Alwi
Lebih lanjut Alwi menyampaikan, apapun alasannya jika pejabat yang berwenang dalam menentukan kebijakan soal penggunaan anggaran dijabat PLT, akan sangat berbeda jika pejabat tersebut definitif.
Ketika disinggung terkait pengertian seleksi tahap akhir itu sama dengan sudah menyisakan 3 orang terbaik, Alwi menyampaikan, ” kami masih akan bertanya lebih lanjut ke BKD dalam rapat mendatang,” pungkasnya.
(MJ Pelita Nusantara)
