Sikap yang tak memakai logika dan memakai adab menurut Dr Dwi Seno Wijanarko SH MH CPCLE

  • Bagikan

Jakarta – Pelitanusantara.com Di era mileneal. 4,0. Yang tiada batas ruang dan waktu , ketajaman lisan kadang juga mewujud dalam aktivitas di media sosial melalui status-status yang ditulis dan di tuangkan pada medsod ,kita sebagai umat Islam membuat status di media sosial sejatinya tak harus menyinggung orang lain ” ucap Dr Seno

Untuk itu saya sebagai Pemerhati kebijakan Publik & pemerhati Hukum secara pribadi sangat menyayangkan adanya suatu statemen yang di layangkan oleh ” Muhammad Kace Murtadin atau Muhammad Kece yang kini tengah menjadi sorotan publik ” Kata Dr.Seno

Menurutnya” Muhammad Kace dinilai MUI telah menista agama Islam dengan menyebut Nabi Muhammad SAW dekat dengan jin.

Tak hanya itu, Muhammad Kace juga menyebut jika Nabi Muhammad SAW tidak masuk surga, sebab tidak ada ayat yang menjelaskan hal itu.

Lebih lanjut Dr Seno memaparkan ” Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Bukhari Muslim bersabda bahwa, keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan ,pentingnya untuk menjaga lisan ,sebab lisan diibaratkan pisau yang apabila salah menggunakannya akan melukai banyak orang.

Allah SWT berfirman: “Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan di antara manusia dan barang siapa berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kami akan memberinya pahala yang besar.” (Q.S. An-Nisaa'[4]: 114).

سلامة الإنسان في حفظ اللسان

“Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan.” (H.R. al-Bukhari).

Dalam riwayat lain dari Abu Hurairah disebutkan, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau lebih baik diam (jika tidak mampu berkata baik)” (HR: al-Bukhari dan Muslim).

Sambung Dr.Seno  Alloh memperingatkan bahwa terdapat malaikat yang mencatat setiap ucapan manusia, yang baik maupun yang buruk dan tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya .

Namun demikian Ucap Founder LawFirm DSW & Partner Dr Dwi Seno Wijanarko.SH.MH CPCLE , atas sikap dan perkataannya dalam peristiwa hukum tersebut Muhamad Kace dapat dimintai pertanggung jawaban atas apa yg dia sampaikan “Karena itu Muhammad Kace disangkakan dengan pasal dugaan persangkaan ujaran kebencian kategori tentang SARA menurut Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) hingga penistaan agama. Yakni Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP ” tutup Dr.Seno . (Romo Kefas)

  • Bagikan