KARANGANYAR–Sempat terputus gegara longsor, akses jalan Tawangmangu, Karanganyar, melalui Matesih kini bisa kembali dilalui kendaraan pada Jumat (28/2/2025) sore.
Material longsoran yang menutup jalan telah rampung dibersihkan. Sebelumnya diberitakan, Bukit Ganoman setinggi lima meter dengan lebar 10 meter yang berada di jalur Matesih- Tawangmangu longsor pada Jumat (28/2/2025) pagi. Akibat kejadian ini akses jalan Matesih-Tawangmangu terputus, lantaran jalan tertutup material longsoran
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan jalan Matesih menuju Tawangmangu sudah bisa dilalui kendaraan. Proses pembersihan sisa material longsoran tinggal menyisakan lima persen saja.
“Sekarang sudah bisa dilewati kendaraan. Sore ini selesai semua dibersihkan,” kata Hendro kepada media
Hendro mengatakan pembersihan material longsoran dikerjakan secara manual dengan menerjunkan puluhan personil BPBD bersama TNI, Polres Karanganyar dibantu sukarelawan setempat. Pembersihan dilakukan untuk membuka akses jalan Matesih-Tawangmangu. Selain membersihkan material longsoran, pihaknya juga memasang rambu peringatan rawan longsor di lokasi. Hendro mengimbau kepada pengguna jalan untuk mewaspadai bencana tanah longsor susulan saat melintasi Bukit Ganoman.
“Jalan ini kan alternatif yang biasa dilalui kendaraan dari Solo atau Karanganyar kota menuju kawasan wisata Tawangmangu, melalui wilayah Matesih. Jadi banyak dilalui kendaraan, sehingga kami imbau pengguna jalan agar hati-hati,” kata dia.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya Bukit Ganoman longsor sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu kondisi wilayah cerah dan tidak hujan. Beruntung saat kejadian tidak ada pengguna jalan yang tengah melintas di jalur tersebut. Sehingga tidak menimbulkan korban. [Maryudi]























