Seminar Nasional Literasi Digital,Kerjasama Kawal Indonesia Dan Menkominfo RI.

yupiterjogja
Img 20230513 Wa0073
Spread the love

YOGYAKARTA-PN NEWS, Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional tahun 2023, DPP Kawal Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, gelar Seminar Nasional Literasi Digital, yang dilaksanakan secara onsite dan online, bertempat di Hotel Khas Yogyakarta, Sabtu (13/5/2023).

Dihadiri perwakilan dari Bimas Kristen Kanwil Kemenag DIY, Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) DIY, API DIY, PGLII, PGIW, PGPI, LPMI, GGBI, perwakilan mahasiswa dari STAK Teruna Bhakti, STT Kadesi, STT Galilea, STT Nazarene Indonesia, STTII, UKRIM, UKDW, dan komunitas mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Yogyakarta, serta jemaat gereja-gereja di DIY.

Seminar ini menghadirkan (keynote speaker ) Indriyatno Banyumurti, Direktur Executive ICT (Information and Comunication Technology) watch, juga hadir staf khusus Menkominfo RI Bidang Digital dan SDM (Dr.Dedy Permadi), serta Ibu.Ivana, dengan moderator Dr. Haryadi Baskoro (antropolog dan teolog).

Founder Kawal Indonesis, Ps.Sarlin Mataheru,M.Th, seusai kegiatan kepada media mengatakan, Seminar ini adalah sebuah terobosan dalam memberikan pencerahan kepada pengguna media digital ,dalam rangka mengidentifikasi dan menangkal penyebaran berita Hoax, ujaran kebencian, perudungan cyber, radikalisme cyber dan berbagai provokasi lainnya melalu dunia maya.

Jelang tahun Politik 2024 kawal Indonesia bersinergi dengan pemerintah Pusat, mempersiapkan kaum wanita Kristen dan masyarakat Kristen pada umumnya agar menjadi cerdas dan bijak, dengan menerbitkan buku berjudul ” Tanya Jawab Kristen,Politik,Demokrasi” ditulis oleh Ps.Sarlin Mataheru bersama Dr.Haryadi Baskoro. Buku ini merupakan kerja bareng Kementerian Agama RI, Menteria Agama (bpk. Yaqut Cholil Qoumas) berkenan menulis kata pengantar dalam buku ini, ujar Ps.Sarlin.

Menurut Ps.Sarlin Mataheru, Founder Kawal Indonesia, Bawaslu DIY, merilis Index kerawanan pada pemilu 2024 mendatang, dimana Provinsi DIY berada pada posisi ke dua (2) nasional , paling rawan konflik dan Kabupaten Sleman adalah yang paling rawan konflik di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Seminar Nasional Literasi Digital yang digelar hari ini, bersifat onsite dan online, karena selain peserta hadir langsung di hotel Khas Yogyakarta, seminar ini juga di ikuti secara online oleh pengurus dan anggota Kawal di daerah-daerah seluruh Indonesia.

Jumlah peserta yang hadir secara langsung di Khas Hotel Yogyakarta lebih dari 250 orang peserta, hal ini sesuai dengan yang direncanakan, ujar Ps.Sarlin. Animo masyarakat , mahasiswa yang hadir cukup antusias, mengikuti materi yang di sampaikan oleh pembicara, dan direncanakan kegiatan serupa akan digelar diwaktu-waktu mendatang,tutur Ps.Sarlin.

Seluruh peserta mendapatkan fasilitas, coffee break, makan siang, goody bag (sembako),juga dorprize dari indomaret sebesar Rp.100.000 untuk 20 orang, sertifikat dan E-book Literasi Digital.(Ome)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!