TRENGGALEK-Ibadah di bulan suci Ramadhan merupakan bentuk ujihan terhadap umat muslim
Disampaikan oleh seorang Taqmir Mushola Ar-Rahman, Desa Karangrejo Kecamatan Kampak Trenggalek, Usai Sholat Jama,ah Asar, Minggu 3/4/2022.
Saeroji menututurkan, kenapa saya bilang Ibadah puasa itu ujihan, “karena puasa itu sesuatu yang nyata bisa dijalankan setiap muslim yang wajib, dalam arti tidak sedang berhalangan atau sedang tidak diwajibkan berpuasa,” jelasnya.
Untuk itu ujihan terbaratnya adalah bagaimana kita kuat menahan lapar, dahaga bahkan menahan pikiran pikiran kotor yang bisa membatalkan puasa.
Imam Mushola itu juga mencontohkan, “kalian bisa kok puasa dengan bersembunyi dibalik layar, dirumah puasa, diluar ngopi, alasan menghormati anak, istri yang berpuasa, tetapi bertabiat layaknya orang berpuasa saat dirumah, itu juga boleh tidak ada orang yang melarang, tapi ini yang namanya tidak lulus ujihanya Ramadhan,” terangnya.
Puasa Ramadhan juga ujihan Kesabaran, masih dari penjelasan Saeroji, banyak hal yang kita harapkan dalam hidup ini mulai dari sebelum Ramadhan hingga Ramadhan tiba, saat apa yang kita harapkan diijabbah oleh Alloh pastinya kita merasa bangga dan Sujud syukur kita lakukan. “Bedahalnya saat apa yang kita harapkan gagal, rasa sedih, kecewa pasti ada wajarlah kita manusia, namun tentunya kita harus kembalikan, kemampuan kita sebatas usaha, semua Alloh yang menentukan, nah disinilah ujihan kesabaran yang harus kita petik dari apa yang kita harapkan, ” tuturnya.
Saat ngabuburit usai sholat Assar itu Saeroji menambahkan, jalani apa yang kamu suka itu dengan ihklas dan benar benar Lillah, niscaya apa yang engkau jalani dengan Iklas Alloh akan membalasnya.
“Jangan kamu berharap berapa yang kamu dapat, tapi berprinsiplah memberikan sebanyak sebanyaknya dengan ihklas tanpa harus berpikir imbalan,” tandasnya.
Masih menurut Saeroji, di bulan Ramadhan inilah kita Umat Muslim betul betul diuji, mulai dari kesabaran, keikhlasan, ketabahan dari segala problema kehidupan dunia, sejauhmana kita bisa menghadapi, menjalani tetap dengan irama Ramadhan, niscaya kita tergolang umat muslim yang sejati.
Selamat menjalankan Ibadah di Bulan yang Penuh Berkhah.
(mjĀ pelitanusantara.com)
