Sekda Garut Salurkan 50 Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

1712319323 Img 20240405 Wa0154
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

KAB. GARUT – PELITANUSANTARA.COM Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana membagikan bantuan paket sembako kepada 50 masyarakat di Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut (5/4/2024).

Pada kesempatan ini, Sekda Garut didampingi oleh Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Teti Sarifeni, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar, dan Lurah Sukagalih, Sopi Peridiansah.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Sekda bantuan Nurdin Yana mengatakan, pembagian ini adalah sebagai respon terhadap instruksi Pj. Bupati Garut, untuk memberikan kepedulian kepada masyarakat yang kurang beruntung khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kita diminta untuk ada kepedulian kepada masyarakat yang kurang beruntung. Alhamdulillah hari ini adalah hari pertama kita memberikan keberpihakan atau kepedulian kepada masyarakat yang kurang beruntung,” ucap Nurdin.

Nurdin menambahkan, pemberian bantuan ini akan berlangsung hingga hari Selasa mendatang atau H-1 Hari Raya Idulfitri, yang akan dilakukan oleh Asisten Daerah maupun SKPD di lingkungan Pemkab Garut.

Paket sembako yang berisi beras, mie, dan bahan pokok lainnya diharapkan meringankan beban masyarakat di bulan Ramadhan. Nurdin berharap aksi ini dapat meningkatkan kepedulian khusus PNS terhadap masyarakat kurang mampu, serta membantu dalam menekan inflasi.

Di tempat yang sama, Lurah Sukagalih, Sopi Peridiansah, atas nama warga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Garut yang telah memberikan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat di wilayahnya. Pemberian paket sembako ini diutamakan kepada masyarakat yang membutuhkan, di antaranya yaitu bagi anak yatim, piatu, lansia, dan masyarakat miskin.

“Jadi ini mungkin salah satu bantuan dari pemerintah kepada masyarakat khususnya wilayah Kelurahan Sukagalih yang diperuntukkan ini untuk para anak yatim dan masyarakat yang tidak mampu,” pungkasnya.