Nasehat adalah kritik yang membangun; memang hampir semua orang tidak suka dinasehati. Pada awalnya nasehat itu tampaknya menyakitkan dan rasanya pahit, akan tetapi untuk ke depannya nasehat itu sangat berguna dan akan menjadi manis.
Di kala kita lagi di atas angin, memang mungkin sepertinya kita tak perlu adanya nasehat, tapi di saat kita lagi terpuruk, pasti kita haus dan butuh akan nasehat, karena itu bisa membuat kita semangat dan bisa bangkit kembali.
Sebuah kerajaan yang di pimpin oleh seorang raja, yang dimuliakan oleh seluruh rakyat di negerinya, dia pun tetap memerlukan seorang penasehat. Biar bagaimanapun kita tetap memerlukan nasehat, agar setiap langkah kita tidak tersesat dan salah arah. Ibarat kendaraan pasti memerlukan rem saat berjalan, itulah gunanya nasehat.
Pahit janganlah dibuang, manis jangan langsung ditelan, karena pahit itu akan menjadi manis pada waktunya dan manis itu bisa jadi pahit, itulah sebuah nasehat.
Jangan percaya kepada seseorang karena penampilan dan ucapannya, sebab keelokan paras dan kata-kata dapat menyesatkan. Jangan pula percaya kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Percayalah kepada seseorang yang dapat membuatmu tetap semangat saat terpuruk, kembali lurus saat mulai melenceng, dan rendah hati saat berada di puncak.
“Berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah.” Amsal 9:9
Selamat beraktivitas dalam perkenan-Nya. Walk with God. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias. Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan illahi, jalan keluar illahi, penyelesaian illahi dan pelipatgandaan illahi di seluruh area kehidupan kita dinyatakan.
Abah Daniel
