Sahabat Setia Yang Selalu Ada Dan Nyata

Download (14)

 

Ulangan  31:7-8 ITB 7 Lalu Musa memanggil Yosua dan berkata kepadanya di depan seluruh orang Israel: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan masuk bersama-sama dengan bangsa ini ke negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyang mereka untuk memberikannya kepada mereka, dan engkau akan memimpin mereka sampai mereka memilikinya. 8 Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.”

Pelitanusantara.com Orang-orang yang telah berjalan bersama Tuhan dalam hidupnya akan mampu memberikan semangat kepada orang lain. Dorongan yang mengatakan: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, ….” artinya adalah: “jadilah kuat dan miliki keberanian.” Kalimat ini bukanlah sebuah omong kosong belaka, sebab TUHAN telah berjanji, bahwa Ia akan senantiasa menyertai mereka dan tidak akan mengecewakan, apalagi meninggalkan mereka. Musa telah menunjukkan bagaimana TUHAN telah melakukannya dan dia telah mengalaminya sendiri.

Penjanji yang tidak pernah mengecewakan

Allah bukanlah manusia yang gemar atau mudah ingkar, sehingga ketika Dia berjanji maka pastilah akan ditepati-Nya: Bil 23:19 ITB “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?” Inilah yang seharusnya menjadi acuan kita dalam menjalani kehidupan yang singkat ini. Tatkala TUHAN menghadirkan kita ke dalam dunia ini, sudah barang tentu Dialah yang menjadi Sang pemelihara kita.

Kita selalu perlu mendengar dorongan seperti ini. Berbahagialah ketika Tuhan memberikan orang-orang yang pernah mengalami hal ini dalam hidupnya dan menyemangati kita dengan hal ini. Dengan cara ini, Paulus menasihati jemaat di Korintus agar waspada, berdiri teguh dalam iman, bertindak sebagai pemberani, dan tetap kuat (1Kr 16:13 ITB). Bangunlah optimisme akan kehadiran dan pemeliharaan-Nya: Ibr 13:5 ITB “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Jadikan janji-Nya sebagai sahabat sejati

Mzm 18:30 ITB “Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.” Jalan hidup ini sebenarnya indah dan sangat mudah, asal saja kita tahu menyikapinya. Yaitu dengan menjadikan perintah-Nya sebagai acuan dan panduan: Ulg 28:2 ITB “Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu.” Jadi jangan lalai, apalagi abai terhadap firman-Nya, sebab orang yang percaya tidak akan dipermalukan-Nya: Mzm 119:46-47 ITB “Aku hendak berbicara tentang peringatan-peringatan-Mu di hadapan raja-raja, dan aku tidak akan mendapat malu. Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu.”

Lidah atau perkataan manusia bisa menipu, tetapi Firman-Nya menyukakan hati mereka yang percaya: Mzm 19:8 ITB “Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.” Oleh karena itu Musa menasihati Yosua agar dia memegang setiap janji atau perintah TUHAN. Sebab itulah yang akan menyelamatkannya dan menghantarkannya ke tujuan Allah: Mzm 119:11 ITB “Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.”

Manfaat kehadiran dan penyertaan-Nya

Ulangan 31:8 ITB “Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.” Nasihat seseorang yang mempunyai pengalaman dan keintiman dengan TUHAN adalah acuan yang sangat berharga dan layak dipercaya.

Oleh karena itu jalanilah setiap langkah bersama dengan janji-Nya: Mzm 12:6 ITB “Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.” Penyertaan-Nya tidak hanya menghadirkan ketenangan, tapi kemenangan yang tidak terkalahkan. Dia, yaitu Yesus akan menyertai kita sesuai dengan janji-Nya sampai seluruh tugas kita di bumi selesai: Mat 28:20 ITB “…. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Oleh karena itu kita tidak perlu takut terhadap musuh: Rom 8:31 ITB “Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?”

Closing statements:

  • Sesulit atau sebesar apakah tantangan/persoalan yang Anda hadapi? Jangan takut atau gentar, ada Kristus senantiasa menyertai dan melindungi.
  • Mungkin saja mereka yang kita andalkan bisa mengecewakan, bahkan mengkhianati. Namun, Yesus tidak akan pernah melakukannya. Sebaliknya Dia senantiasa tetap setia dan tanpa pamrih.
  • Memiliki sahabat yang selalu ada pada saat dibutuhkan, Dialah yang akan mendampingi dan menghantar kita sampai ke Negeri yang dijanjikan. Sahabat sejati itu adalah Kristus. [Pdt.Eko Ikwanto,M.Th]