...”Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”…Yer 29:11
Pelitanusantara.com | Kita sudah mengenali bahwa di dalam Dia tak ada kejahatan ataupun keburukan. Hakekat-Nya adalah kebaikan semata. Namun, yang membuat kita sukar mempercayai-Nya adalah karena apa yang dirancangkan-Nya itu tersembunyi dari pandangan kita. Kita tak mampu mengerti apa sebenarnya yang sedang dilakukan-Nya atas hidup kita, tapi percaya saja. Amsal 25:2 katakan; “Kemuliaan Allah ialah merahasiakan sesuatu, tetapi kemuliaan raja-raja ialah menyelidiki sesuatu.” Ijinkan Dia yang Maha Mulia merahasiakan rancangan indah-Nya atas kita, karena kepastiannya adalah Ia tahu bagaimana membuat rencana-Nya jadi dalam hidup kita. Seharusnya kita merasa aman karena rancangan-Nya bagi kita ada pada-Nya, dengan kata lain Ia tak pernah membiarkan siapapun atau apapun mengganggu gugat kehidupan kita, karena Ia yang punya hak atas kita. Mungkin dalam perjalanan hidup ini kita jatuh bangun, atau tertimpa bencana, penderitaan dan kehancuran, namun rencana-Nya tetap aman, karena kita tetap ada dalam tangan-Nya, selalu ada pada-Nya, dan apa yang dirancangkan-Nya, digenapi juga dalam hidup kita, hanya oleh karena kasih dan kuasaNya. dan semua untuk kebaikan kita. perhatikan Roma 8:28…
Itu sebabnya dikatakan bahwa Ia memiliki rancangan “mengenai kamu” – rencana Tuhan hanyalah untuk kebaikan kita, dan bukan untuk diri-Nya sebab Ia memilih mati disalibkan demi kita dan demi rencana penyelamatan-Nya atas hidup kita. Ia tak main-main saat Ia turun dari surga dan memilih mati untuk menyelamatkan kita, itu merupakan rancangan Agung-Nya bagi kita. Di hati Tuhan ada kita, orang-orang yang dikasihi-Nya…Kita telah dipili menjadi Umat yang lebih dari pemenang…Satu hal lagi adalah bahwa rancangan yang ada pada-Nya, mengenai kita adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan. Jangan pernah mencurigai Tuhan karena kehidupan tidak berjalan sesuai dengan yang kita kehendaki. Jangan pula kecewa pada kasih setia Tuhan, seandainya kita harus melewati padang gurun. Ingatlah saat kita merasa tak sanggup menjalani kehidupan ini, Ia tak pernah meninggalkan dan tak pernah membiarkan kita. Apapun juga yang kita alami, Ia adalah Allah yang sudah memilih dan menentukan kita untuk menjadi lebih dari pemenang…Tuhan Yesus memberkati
Pdt.Ricardo RJ Palijama Sekretaris BM EMC
