Pesawaran – Pelitanusantara.com Proyek infrastruktur yang sedang berjalan di salah satu wilayah Pesawaran menuai kecaman dari warga. Mereka menilai proyek tersebut dilaksanakan asal-asalan, tanpa memperhatikan standar dan kualitas yang layak, memunculkan kecurigaan bahwa ini adalah “proyek siluman” yang minim transparansi.
Ketiadaan informasi terkait anggaran, jadwal pelaksanaan, dan pihak yang bertanggung jawab semakin memperkeruh suasana. Warga mempertanyakan, apakah proyek ini dijalankan sesuai aturan atau hanya sebatas formalitas. “Kami melihat proyek ini seperti dilakukan sembarangan, tanpa memperhatikan kualitas jalan yang seharusnya. Kalau dibiarkan, hasilnya pasti tidak akan bertahan lama,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, pengawasan terhadap pekerjaan tersebut juga dipertanyakan. Warga mengaku jarang melihat adanya pihak berwenang yang memantau langsung di lapangan. “Pengawasan sangat minim. Pekerja sepertinya bekerja tanpa ada instruksi atau kontrol yang jelas. Kami tidak tahu siapa yang bertanggung jawab di sini,” tambah seorang warga lainnya.
Kekecewaan masyarakat semakin memuncak seiring dengan kurangnya tanggapan dari pihak yang berwenang. Mereka menuntut adanya langkah tegas untuk memperbaiki kualitas proyek dan meminta transparansi penuh mengenai pelaksanaan serta anggaran yang digunakan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai masalah yang dihadapi warga. Masyarakat berharap ada tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk memastikan proyek berjalan sesuai standar demi kepentingan publik.
Ibc













