Polresta Sleman Amankan Para Pelaku Gangguan Kamtibmas.

yupiterjogja
Img 20230529 140702
Spread the love

SLEMAN-PN NEWS, Jajaran Polresta Sleman merilis hasil ungkap kasus yang terjadi di wilayah hukum Polresta Sleman, pada konfrensi pers, bertempat di Mapolresta Sleman, Senin (29/5/023).

Kasi Humas, AKP Edy Widaryanta mendampingi Wakasat Reskrim Polresta sleman AKP Eko Haryanto, menjelaskan kepada wartawan, bahwa Jajaran Polresta Sleman dalam beberapa hari ini berhasil ungkap kasus yang terjadi dibeberapa tempat diwilayah hukum Polresta Sleman, diantaranya :

1. Tindak pidana curat di Godean, dengann tersangka FA, 26 tahun, laki-laki asal minggir. Kejadian tanggal (27/5), tersangka membobol masdjid Al-Huda, Desa Pandean Sidoluhur, Godean.

Awal kejadian tersangka menyasar beberapa tempat (Masjid) yang sepi dimalam hari, kemudian setibanya di TKP masjid Al-Huda tersangka melalukan aksinya dengan mengambil dan membuka kotak Infaq, kejadian ini diketahui oleh takmir masjid dan warga.dan kemudian tim.opsnal tiba di tkp dan mengamankan tersangka, tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, pelaku kini di tahun di Rutan Polsek Godean.

2.Tindak Pidana Kekerasan terhadap anak atau penganiayaan, kejadian tanggal (19/5) tkp pugeran, maguwohardjo, Depok.Korban Anak usia 17 tahun, laki-laki, pelajar, tersangka YM laki-laki, pugeran, Depok, pelaku awalnya cecok dengan istrinya dan karena kesal , tersangka kemudian menusukan pisau ke korban. Pelaku kini ditahan , dan diancam dengan pasal 80 UU RI nomor 17 tahun 2016, perubahan kedua UU RI /tahun 2002, tentang perlindungan anak atau penganiayaan pada pasal 35 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 3 tahun 6 bulan penjara.

3.Penganiayaan secara bersama-sama, kejadian terjadi (27/5), tkp jalan palagan tentara pelajar, Ngaglik. Korban FT, 20 tahun pelajar asal madura.Tersangka RS 16 tahun pelajar, Ngaglik, LAP 15 tahun swasta, Depok, tersangka melakukan pembacokan dengan menggunakan senjata tajan (celurit) terhadap korban, yang mengakibatkan korban mengalami luka pada punggung, telapak tangan dan luka pada dada sebelah kanan.Para pelaku telah diamankan dan ditahan di Rutan Polsek Ngaglik, para tersangka diancam dengan pasal 170 HUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

4.Tindak pidana menguasai, membawa, menyimpan senjata tajam tanpa Ijin, tkp jalan wonosari,Berbah, kejadian tanggal (27/5), pelaku DAP 16 pelajar, AAP 16 tahun pelajar, para tersangka ini membawa senjata tajam dengan tujuan untuk berjaga-jaga bila terjadi tawuran.

Satreskrim Polresta Sleman , melakukan penyelidikan terhadap para tersangka yang masih tergolong anak dibawah umur, maka saat ini dititipkan di BPRSR Kabupaten Sleman.

Para tersangka diancam dengan pasal 2 ayat (1) UU Darurat nomor 12/tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(Ome)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!