Polres Pandeglang Gelar Tactical Floor Game (TFG) untuk Ops Mantap Brata 2023-2024

IMG-20231017-WA0015
Spread the love

Pandeglang – PN NEWS || Bagian Operasional Polres Pandeglang Polda Banten telah menggelar Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka persiapan Operasi Mantap Brata 2023-2024 di Mapolres Pandeglang. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih personel dalam menghadapi situasi yang mungkin terjadi selama pelaksanaan Pemilihan Umum 2024.

TFG Ops Mantap Brata 2023-2024 dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan dari berbagai Instansi, termasuk Dandim 0601 Pandeglang Letkol Inf. Suryanto, Wakapolres Pandeglang Kompol Andi Suwandi, para pejabat utama Polres Pandeglang, para Kapolsek jajaran, Kasubsi Intel Kejari Pandeglang Wiliam, Komisioner KPU Kab. Pandeglang Samsuri, Dansubdenpom III/4/3 Pandeglang Lettu CPM (K) Marseli Parhusip S. Tr (Han), Ketua Komisi 1 DPRD Kab. Pandeglang Endang Sumantri, Kabid Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Kab. Pandeglang Lusiana, Kasat Pol PP Kab. Pandeglang Agus Mursamin, dan Danru Damkar Kab. Pandeglang Abdul Latif.

Selama pelatihan TFG, skenario yang mencakup berbagai tahap Pemilu, mulai dari situasi aman hingga situasi kontijensi seperti unjuk rasa dan kerusuhan, digambarkan dan dilatihkan. Ini termasuk pelatihan dalam sistem pengamanan kota (sispamkota) dalam menghadapi situasi darurat.

Pelatihan TFG melibatkan simulasi pergerakan unsur-unsur dan pelaku melalui peta yang diletakkan di lantai. Ini bertujuan untuk memberikan gambaran, strategi, dan langkah-langkah yang harus diambil oleh setiap satuan tugas dalam operasi Mantap Brata, baik dalam situasi aman maupun kontijensi, untuk menjaga situasi keamanan selama pelaksanaan Pemilu.

Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah, menyatakan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah agar semua personel memahami peran dan tugas masing-masing, serta bagaimana berkoordinasi dengan baik. Hal ini juga mencakup koordinasi dan komunikasi saat menerima informasi dan arahan dari para pemimpin di lapangan.

Belny berharap bahwa dengan pelatihan ini, personel akan lebih siap menghadapi situasi apa pun yang mungkin terjadi selama tahapan Pemilu. Meskipun harapannya adalah situasi wilayah Kabupaten Pandeglang tetap aman dan kondusif sepanjang Pemilu, pelatihan ini menjadi persiapan untuk menghadapi tantangan apa pun.

Belny menambahkan, “Semoga kita dapat menjalani tahapan Pemilu dengan aman dan kondusif di Kabupaten Pandeglang, dengan memprioritaskan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi (3K) antara semua pihak terkait.”

(Ari)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!