BANDUNG – Masyarakat di wilayah Bandung dan Tasikmalaya – Jawa Barat, sangat terbantu dan dimudahkan dalam mengakses informasi terbarukan serta akurat dari sumbernya , baik hotel, rumah makan, obyek wisata, pusat oleh-oleh di Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui PHRI DIY yang akan menggelar table top di Ball Room Horison Ultima Bandung-Jawa Barat.
Kegiatan kali ini dengan model table top, Round Robin Sysyem dengan durasi 5 menit untuk setiap sesi travel exchange, hal ini terlihat antusiasme buyers dalam menggali informasi dari para sellers. Beberapa lead baru langsung deal.
Kegiatan bertajuk Table Top PHRI DIY Guyub Sesarengan Eksplor Bandung, seperti dijelaskan Deddy Pranowo, Ketua BPD PHRI Daerah Istimewa Yogyakarta,kepada wartawan,Rabu (24/8/2022).

Kota Bandung dipilih sebagai table top, karena Kota Bandung kami pandang sebagai potensial market bagi pelaku pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga dipilih sebagai tempat diadakannya table top kali ini, ujar Deddy Pranowo.
Menurut Deddy, tujuannya untuk mempertemukan dengan pelaku biro perjalanan wisata di Bandung, Jawa Barat. PHRI DIY membawa 72 buyers, kami sangat bangga karna antusias buyers yang sangat tinggi, terlihat dari pendaftaran yang diterima panitia sebanyak 120 buyers.
Pengurus PHRI DIY bersama 72 sellers terdiri dari hotel bintang tiga hingga bintang lima, restoran dan pusat oleh-oleh dengan biaya mandiri jemput bola di Bandung dan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Hal ini sangat penting sebagai ajang promosi pariwisata DIY, makanya dalam kegiatan ini diramaikan oleh stakeholder dari seluruh Kabupaten dan Kota se-DIY ( Sleman, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul dan Yogyakarta).
Ketua PHRI DIY menambahkan, setelah dua tahun terkapar akibat Pandemi Covid-19, perlu dilakukan program penyelamatan di bidang pariwisata. Dan kini saatnya mengadakan program pemulihan menuju program penormalan, tandas Deddy Pranowo.
Gebrakan PHRI DIY kali ini disambut gembira PHRI Jawa Barat, sementara daerah lain masih berkutat dengan kesibukan penuntasan masalah pandemi Covid-19, justru pengurus PHRI DIY sudah mengambil start untuk serangan arus wisatawan akhir tahun 2022, ungkap Herman Muchtar, Ketua PHRI Jawa Barat, didampingi Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat, ketua asosiasi terkait: ASITA, ASTINDO, ASPPI, IPI dan ASPERWI Jawa Barat sebagai bentuk sinergi tanpa batas di bidang pariwisata.
Ini bukti keguyuban sebuah organisasi yang sudah matang dalam memenuhi kebutuhan anggotanya, kata Herman Muchtar.

Dari kegiatan table top PHRI DIY ditemukan banyak sekali informasi update hotel dan akomodasi di Yogyakarta. Bila kita kreatif, maka bisa membuat paket wisata ke Yogyakarta dengan harga cukup menarik, papar Nico Darmawan Effendi dari Exodus Tours Bandung yang dikenal jagoan outbound tour.
Menurut Nico, pasar domestik sangat potensial, sehingga tidak perlu ada anggapan liburan ke Yogyakarta terasa mahal, ternyata harga akomodasi di Yogyakarta sangat mendukung, kata Nico, yang diiyakan Lia Dalianti, SE selaku Ketua DPD IPI Jawa Barat , pemilik Livana Travellink Bandung.(Ome)
