PERSEKUTUAN PEKABARAN INJIL INDONESIA (YPPII) GELAR KEBAKTIAN TAHUN NASIONAL KE 60

jz21riq
Img 20230628 Wa0047
Spread the love

Malang,Pelitanusantara.com Tahun ini  kembali lagi Kota Wisata Batu menjadi saksi acara Kebaktian Tahun Nasional (KTN) yang  saat ini genap berusia 60 tahun.  Acara yang di gelar tahunan ini oleh YAYASAN PERSEKUTUAN PEKABARAN INJIL INDONESIA (YPPII), tahun ini mengusung tema  CHRISTIAN STEWARDSHIP in MISSION (Yesaya 61).  Pdt. DR. Roland M. Octavianus, Th.M  sebagai Ketua Umum YPPII dalam kata sambutanya  menyampaikan pengertian  “penatalayanan (stewardship) ” dalam (kitab) Perjanjian Lama memiliki arti  kepala rumah tangga. Dalam Kejadian 43:19 atau kepala rumah dalam kejadian 44:4, yang artinya orang yang kepadanya dipercayakan tanggung jawab dan tugas untuk mengepalai rumah tangga serta mengurus harta serta segala kegiatan di dalam rumah tangga. Sedangkan dalam perjanjian Baru “penatalayanan” berasal dari kata oikomomos (Yunani) yang memiliki banyak makana, tetapi mengarah pada administrasi atau manajemen rumah tangga, yang menerangkan tetang  seseorang yang kepadanya telah diberikan tanggungjawab penuh.

Lebih lanjut Pdt. Roland Octavianus menyampaikan bahwa penatalayanan adalah tanggungjawab manusia dihadapan Allah untuk hidup dalam kehendak Allah sebagaimana yang terungkap dalam diri Yesus , di mana Ia sendiri adalah teladan orang Kristen dalam menatalayani (Mark 10:45).  Jadi di dalam penatalayanan misi diharapkan adanya hasil yang maksimal sehingga pelayanan misi menjadi terarah atau tepat sasaran sesuai kehendak Allah di dunia ini.


Tampak hadir dalam pembukaan sore itu, selain dari berbagai kalangan tapak juga hadir bpk.Mochamad Agoes Machmoedi, S.Sos yang kesehariannya menjabat sebagai Staff Ahli Wali kota bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Pemkot Batu yang mewakili PJ Wali Kota Batu karena berhalangan hadir, karana sebagai yang mewakili maka bpk Agus yang mewakili membacakan amanat dari Wali Kota Batu. Dalam amanatnya Pj. Wali Kota Batu Bpk. Aries  Agung  Paewai menyampaikan: Tema KTN ke-60 ini “Christian Stewardship in Mission, Penata-layanan Kristen dalam Misi” mengajak kita untuk merefleksi dan tindakan nyata dalam menjalankan tugas misi kristiani. Dalam era yang serba dinamis ini, dimana tantangan dan perubahan begitu cepat, penting bagi kita untuk memahami pentingnya peranan kita sebagai umat Kristen, dalam menjalankan tugas misi Allah di tengah masyarakat. Subtema “Penata-layanan Kristen dalam Misi” menjadi landasan bagi kita untuk mempersiapkan generasi masa depan bangsa yang berakar kuat dalam keimanan kepada Allah. Acara pembukaan ini menjadi momen yang istimewa, karena kita akan disambut oleh para pembicara yang terdiri dari pimpinan Sinode Gerea, pimpinan lembaga keagamaan, dan pimpinan lembaga pendidikan teologi Indonesia. Kehadiran mereka merupakan bukti dukungan dan semangat kolaborasi dalam menjalankan misi bersama.


Pj. Wali Kota Batu menyampaikan. Saya ingin menegaskan pentingnya peran agama dalam pembangunan kerukunan dan keharmonisan dalam masyarakat Kota Batu, dengan keragaman suku, ras dan agama, merupakan cerminan Indonesia yang berbeda-beda namun tetap bersatu. Oleh karena itu, kita harus terus memperkuat kerjasama dan saling mendukung antara pemerintah, pemuka agama, dan masyarakat dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis dan damai. Terutama, tahun ini merupakan tahun politik. Sebagai Penjabat Wali Kota Batu, salah satu tugas kami adalah menghantarkan proses Pemilu dan Pilkada 2024 dengan baik, aman dan damai, sehingga Kota Wisata Batu benar-benar memiliki pemimpin yang dipilih oleh rakyat. Tentunya tugas dan tanggung jawab ini tidak dapat kami kerjakan sendiri. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat, saya dibutuhkan. Termasuk dari YPPII sebagai organisasi pendidikan sekaligus keagamaan yang berkiprah nasional dan internasional.

Pada kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pengurus YPPII Kota Batu, yang terus bersama-sama Pemerintah dalam memberikan solusi permasalahan di masyarakat. Masih banyak  permasalahan yang harus kita selesaikan,  permasalahan stunting, kemiskinan ektrim dan juga pengangguran terbuka, menjadi fokus jangka pendek kita untuk menyelesaikan. Namun, saya yakin dengan dukungan seluruh komponen masyarakat, permasalahan ini akan segera kita tuntaskan bersama. Ungkap kap beliau mengakhiri amanahnya.

Selain dari Pemkot Kota Batu, tampak hadir juga dari Pemprov bpk.  Dr. Himawan Estu Bagijo, SH MH. Keseharian beliau menjabat sebagai Kepala Disnakertrans Provinsi Jatim, yang mewakili Gubernur Jawa Timur Ibu Dra. Hj. Kofifah Indar Parawansa, M.Si. untuk membuka KTN ke 60 tahun ini.  Dalam sambutanya Gubernur Jawa Timur yang dibacakan oleh bpk. Himawan yang mewakili beliau mengatakan, Saya turut mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang turut menyiapkan dan menyelenggarakan acara ini. Acara yang berorientasi sosial dan kerohanian inilah yang kita butuhkan dalam konteks Indonesia yang memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika.  Selain itu, ucapan terimakasih juga saya haturkan kepada masyarakat  dan Pemerintah Kota Batu yang menjadi model keberagaman.
Lebih lanjut Gubernur Jawa Timur mengatakan. Dengan adanya kegiatan Kebaktian Tahunan Nasional Ke-60 ini merupakan contoh konkrit dari aktualisasi Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia. Sebagai umat beragama, nilai moderasi beragama telah di gaungkan dan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. Gotong royong dalam Kebhinekaan adalah kekayaan Bangsa, ujar beliau. Menurut ibu Kofifah Gubernur Jawa Timur ini. Moderasi agama sebaik menunjukan dokumentasi nyata toleransi, dan aksi kebaikan antar umat beragama……..

Setelah menyampaikan amanah dari Gubernur Jawa Timur, bpk. Himawan Estu Bagijo,. memukul gong, sebagai tanda atau simbol acara KTN 2023 resmi dibuka. (QQ)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!