SLEMAN,PN NEWS, Peringatan hari Disabilitas International tahun 2022 dipusatkanbdi Jawa Barat, tapi secara daring dilaksanakan dimasing-masing Sentra, dan khusus untuk Sentra Antasena Magelang dilaksanakan dikabupaten Sleman, dengan menyediakan alat bantu kepada Disabilitas di Kabupaten Sleman.
Pelaksanaan Hari Disabilitas International dikabupaten Sleman ini, bekerjasama dengan Sentra Antasena Magelang, dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, kamis (8/12/2022), dihadiri anggota Komisi VII DPR RI, My Esty Wijayati, Wakil Bupati Sleman,Danang Maharsa., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Eko Suhargono., Pimpinan Sentra Antasena Magelang Bp.Agung., dan tamu undangan lainnya serta penerima manfaat alat bantu, dan jajaran Dinas Sosial Kabupaten Sleman.
My Esty Wijayati, kepada wartawan disela-sela kegiatan mengatakan,
Sentra Antasena berpusat di Magelang dengan membawahi 20 Kab/Kota di Indonesia, bahkan juga sampai Kalimantan Barat, dan kali ini memberikan perhatian kepada Daerah Istimewa Yogyakarta, terkhusus Kabupaten Sleman, dengan memberkan bantuan berupa 56 kursi roda, tripot, dan motor roda tiga, serta alat bantu dengar , Ini adalah bagian dari program Pemerintah yang dilaksanakan melalui Kementerian Sosial RI untuk kaum disabilitas, karena teman-teman Disabilitas juga memiliki kesempatan dalam pemenuhan kesejahteraan dan pendidikan yang memadai.
Beberapa hal yang dilakukan melalui Kementerian Sosial RI termasuk yang dilakukan oleh Sentra Antasena, tidak semata-mata bantuan berupa alat, tapi ada tindak lanjutnya, yang akan kita mintakan kepada Dinas Sosial Kabupaten / Kota , agar Disabilitas mendapatkan pendampingan, sehingga secara ekonomi mereka akan lebih maju, karena sebagian penerima dari bantuan alat-alat ini telah memiliki usaha yang luar biasa seperti sablon, pembuatan kaos dan pedagang sayur, dll.
Kami berharap Dinas Sosial Kabupaten Sleman melalui kebijakan Kepala Daerah dan kita dukung melalui Kementerian Sosial agar kelompok Disabilitas diberikan ruang dan kesempatan.
Program ini dilakukan berkelanjutan, bukan hanya saat ini saja, bahkan sebelum hari ini, kami yang mendatangi teman-teman dengan kebutuhan khusus ini diberbagai daerah, untuk memberikan alat bantu langsung kepada penerima manfaat, kalo kegiatan yang dilakukan hari ini, hanya sebuah cara untuk memudahkan pelaksanaannya saja, tutur Anggota DPR RI Fraksi PDIP Dapil DIY.
Lebih lanjut My Esty mengatakan, program ini adalah salah satu bentuk kolaborasi dengan berbagai pihak, karena tidak semua harus diselesaikan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah di Kabupaten / Kota juga bisa, Pemerintah Pusat turun tangan ketika ada keterbatasan yang tidak bisa didukung oleh Pemerintah Daerah.
Hal fasilitas umum yang belum sepenuhnya ramah Disabilitas, My Esty Wijayati mengatakan, secara undang-undang, maupun Perda sudah mengatur tentang hal ini, dimana fasilitas umum juga harus menyediakan akses kepada kelompok Disabilitas, walaupun dalam kondisi saat ini belum semuanya teratasi, tapi setidaknya pada tahapan awal ini bangunan-bangunan Pemerintah yang sedang dibangun saat ini, telah tersedia akses untuk disabilitas. pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sleman, menambahkan bahwa tema hari Disabilitas tahun 2022 yaitu “Indonesia melihat, Indonesia mengengar, dan Indonesia melangkah”.
Untuk program Indonesia melihat kita sudah programkan operai katarak kepada masyarakat kelompok Disabilitas, dan juga kegiatan yang lainnya, kami tidak hanya menyediakan alat bantu, tapi juga tentang sandang dan pangan, juga pelatihan-pelatihan seperti pelatihan boga, pelatihan wirausaha,dll, agar mereka memiliki keterampilan untuk melanjutkan hidup mereka, program-program ini adalah bagaimana pemerintah hadir dan kedepan di Kabupaten Sleman kecuali Disabilitas berat harus bisa mandiri, pungkasnya.(Ome)
