Pemkot Bogor Targetkan KBM Tatap Muka Digelar Pada Tahun Ajaran Baru

Kota Bogor, Pelitanusantara.com
Pandemi covid-19 sudah setahun berlalu, begitu juga kegiatan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka yang mengunakan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring.

Ilustrasi foto/Pelitanusantara.com

Hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum mengijinkan sekolah untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), namun kegiatan itu diprediksi akan dihelat saat memasuki tahun ajaran baru.

Sebagai persiapan, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim melakukan tinjauan ke empat Sekolah Dasar (SD) yang ada di kawasan Jalan Pengadilan, Kota Bogor, Senin (15/03/21).

Menurut Dedie, pembahasan terkait kemungkinan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) baru akan dilaksanakan setelah para guru dan tenaga pendidik sudah seluruhnya mendapatkan vaksin Covid-19.

“Uji coba PTM belum. Kita baru akan rapat soal pembelajaran tatap muk ini. Mau diuji coba atau langsung, nanti setelah guru-guru selesai divaksin,” ucapnya.

Kendati demikian, Dedie menegaskan, Kota Bogor tetap menargetkan PTM bisa terlaksana saat ajaran baru pada Juni atau Juli mendatang.

Menurut Dedie, pihaknya menginginkan pembelajaran tatap muka bisa mulai berjalan pada bulan Juni atau Juli saat memasuki tahun ajaran baru.

“Makanya kita sekarang lihat kesini, salah satunya di SD Pengadilan 1, untuk memastilan persiapan menjelang PTM. Lagi pula sd ini bangunannya sudah ada sejak 1901, tentu dalam rangka antisipasi PTM banyak yang harus dipersiapkam dan diperbaiki,” pungkasnya.

Sebelumnya Anggota Komisi IV DPRD, Endah Purwanti meminta agar Pemkot Bogor melakukan langkah-langkah agar tak terjadi lost generation. Salah satunya dengan melaksanakan modeling PTM bagi sekolah yang secara infrastruktur telah siap.

“Bukan belajar dalam sekolah, tetapi dengan memanfaatkan taman kota. Misalnya, Senin kelas IV, Selasa kelas V dan seterusnya. Para murid pun diantar oleh orang tua masing-masing,” kata Endah.

Menurut Politisi PKS itu, sekolah dapat dipilih dari masing-masing kecamatan minimal dua, yakni satu SD dan SMP. “Cari sekolah yang siap. Di PPKM Kabupaten Bogor saja PTM sudah masuk walaupun bertahap,” ucap dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi mengatakan,
kendati diperbolehkan untuk mengelar pembelajaran tatap muka, tetapi pihaknya harus mengetahui terlebih dahulu mekanisme dan persiapannya seperti apa.

“Dalam melakukan sekolah tatap muka, kita tidak bisa berinovasi dan mengambil kebijakan sendiri,” ujar Hanafi kepada wartawan, Rabu (3/3/21).

Sebab, kata dia, pemerintah tidak bisa mengambil kebijakan untuk melakukan itu. “Pembelajaran tatap muka itu kan berkerumun, sementara pemerintah sendiri sekarang membatasi kegiatan masyarakat agar tidak berkerumun,” ungkapnya.

Namun, kata Hanafi, untuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dilaksanakan sesuai jadwal. “Yang jelas PPDB itu akan dilaksanakan sesuai jadwal, kurang lebih di bulan Juni dan kita sedang persiapkan untuk pelaksanaan PPDB itu,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *