Pemkab Sleman, Siapkan Produk UMKM Menyambut Delegasi ATF 2023.

yupiterjogja
IMG 20230119 WA0079

SLEMAN – PN NWES, Asean Tourism Forum (ATF) 2023 akan digelar di Jogja Expo Center 2-5 februari 2023 yad, momen ini akan dihiasi dengan pameran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) selama kegiatan berlangsung.

Pameran yang dikemas dengan nama Travel Exchange (Travex) itu, rencananya diisi oleh beragam produk yang telah terakurasi produk dari Kabupaten/Kota se Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hal tersebut mendapat respon positif dari pelaku UMKM di Kabupaten Sleman.

Puluhan UMKM dari Kabupaten Sleman berlomba-lomba untuk bisa hadir , memeriahkan perhelatan skala International tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Sleman, Haris Martapa mengatakan, ada semangat positif dari para pelaku UMKM di Kabupaten Sleman untuk memeriahkan agenda Travex dalam ATF 2023.

UMKM yang bisa ikut pameran itu kan harus diakurasi dulu, hari ini yang sudah kami daftarkan ke Pemerintah DIY ada sekitar 42 UMKM, tapi siang ini masih diseleksi lagi, ujarnya kepada awak media di kantor Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Kamis (19/1/2023).

Haris Martapa, menyampaikan, beberapa waktu lalu bahwa produk UMKM di Kabupaten Sleman ada yang telah masuk akurasi di pameran Travex ATF 2023.

Ada kuliner dan craft, untuk kulinernya, ada jadah bakar, aneka jajanan pasar, bebek nglengis dan sarisa atau kuliner dari salak, kemudian untuk craftnya, akan ada aksesoris dan aneka rajutan benang serta kerajinan lainnya, tuturnya.

Sementara itu, untuk tahap seleksi UMKM yang hadir di Travex ATF 2023, harus melewati pengecekan dari segi kualitas, packing, tren hingga perizinan produk tersebut.

Karena ini event Asean, maka kami harus berikan yang terbaik, UMKM kami juga akan hadir di spot-spot pariwisata, karena, selama ATF berlangsung akan ada kunjungan ke destinasi wisata, maka kami hadirkan juga UMKM di sana.

Keuntungan dari kegiatan ATF 2023 ini diharapkan bisa menjadi membuka pasar-pasar baru bagi para UMKM, Jadi kehadiran pameran UMKM itu diharapkan tidak menjadi ajang event saja, melainkan bisa merambah transaksi dalam sektor International.

Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus memberikan peningkatan kapasitas berupa pelatihan dari sisi produksi, pemasaran, manajemen penjualan hingga inovasi produk.

Di Kabupaten Sleman saat ini ada 90.535 UMKM dan tahu 2023 ini kami yakin UMKM akan kembali bangkit.

Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, turut menyoroti event ATF 2023 mendatang yang diharapkan bisa memberikan imbas positif bagi ekonomi Kabupaten Sleman.

Sasaran kunjungan para delegasi ATF juga akan hadir di Kabupaten Sleman, maka, diharapkan adanya ATF ini para buyer bisa membeli produk-produk Kabupaten Sleman.

Garis besarnya, kami harus menjaga kualitas (penyajian produk UMKM di Kabupaten Sleman) supaya ada efek, pungkas Bupati Sleman.

(Ome)