PEMBAGIAN BST TAHAP 2 DI RW 021 KEL JAKASAMPURNA KEC BEKASI BARAT 

Kota Bekasi Pelitanusantara.com |Pembagian BST Rp 300.000 tahap ke 2 sebagai pengganti sembako dengan Jumlah penerima BST RW 021 423 KK ( Kartu Keluarga ) di bagikan langsung oleh Pegawai PT Pos Inldonesia (Persero) menjadi salah satu institusi yang menyalurkan BST ( Bantuan Sosial Tunai ) terdampak Covid 19 di kantor Sekretariat RW 021 pada hari Rabu 17 Februari 2021 dimulai pada jam 08 : 00 wib s/d 18 : 00 wib. Dihadiri oleh Lurah Jakasampurna Edy Junaedi, Sekretaris Lurah Triyanto, Kasi Kesos Jamaludin, Kasi Pemtibum Dedi Mulyadi, Lia , pak RW 021 Sulaeman MY , para ketua Rt-Rt, dan ibu-ibu kader PKK.

Lurah Jakasampurna Edy Junaedi diwawancarai oleh wartawati media ini di jam Istirahat pembagian BST , ” Adapun jadwal penyaluran BST Rp 300 ribu dilakukan selama 4 bulan, mulai Januari hingga April 2021. Untuk pencairan yang dilakukan oleh PT. Pos Indonesia, penerima BST akan mendapatkan surat undangan yang berisi barcode serta informasi dasar penerima bantuan yang dibagikan langsung ke si Penerima BST, Selain membawa undangan pencairan bantuan, si penerima juga wajib membawa E-KTP atau Kartu Keluarga. Setelah menunjukkan E-KTP atau Kartu Keluarga serta surat undangan pencairan BST, petugas akan men-scan barcode pada surat undangan serta mencocokkan data yang ada di hasil barcode dengan E-KTP atau Kartu Keluarga yang dibawa oleh penerima bantuan, setelah semua datanya sama petugas langsung memberikan uang tunai Rp 300 ribu secara utuh tanpa ada potongan apapun, ” ujar lurah Jakasampurna Edy Junaedi

Pembagian BST selesai jam 18 : 00 wib , lalu Sholat Magrib dan istirahat disertai makan bersama – sama. Rw 021 Sulaeman MY saat diwawancarai , ” Perpanjangan program BST oleh Pemerintah Pusat bertujuan untuk menjaga pemulihan ekonomi nasional , Bantuan ini disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. bantuan Rp 300.000 disalurkan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penerima BST adalah di luar penerima PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), syaratnya ya peserta tidak boleh menerima PKH dan BPNT, peserta yang berhak mendapatkan BST Rp 300.000 per bulan yakni mereka yang memiliki data di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), ” Ucap RW 021 Sulaeman MY . ( NENA/Pelitanusantara.com )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *