“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”
Mazmur 119:105
Pelitanusantara.com | Setiap Manusia yang beragama tentunya memiliki harapan keselamatan di dalam kepercayaan yang mereka anut. Namun jaminan keselamatan yang sejati hanya ada di dalam Tuhan Yesus dan firmanNya, yang lain hanya memiliki kata mudah-mudahan dan semoga. Tetapi firmanNya katakan: “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”…Kis 4:12. Inilah sebuah kepastian yang tidak dimiliki oleh dunia ini.
Hanya di dalam Kristus Yesus dan firmanNya ada jaminan keselamatan, jaminan jawaban doa, juga jaminan kelepasan dan kemenangan. Dan lihat apa yang Daud katakan dalam Mazmur 119:92-93:… “Sekiranya Taurat-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah binasa dalam sengsaraku. Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku.” Firman Tuhan bukanlah hanya sekedar kata-kata yang mati, melainkan Roh yang menghidupkan. Saat seseorang gemar akan firman Tuhan maka kehidupannya tidak akan pernah kering, ia akan mendapatkan kekuatan dan Roh yang dari surga yang membuatnya terus hidup dan bahkan berkuasa.
Firman yang kita miliki mengandung kuasa penebusan yang memberikan kepada kita keyakinan akan hidup yang kekal. Semua kitab yang lain juga mengajarkan hal-hal yang baik, namun belum tentu itu adalah Kebenaran. Tetapi Yesus katakan: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”…Yohanes 14:6. Sekali lagi kita diberikan kepastian bahwa hanya ada satu jalan menuju surga yang kekal, dan itu hanya melalui Yesus Kristus yang adalah firman Allah yang hidup. Dan firman itulah yang menuntun langkah demi langkah kehidupan kita sampai masuk dalam surga yang kekal.
Daud juga katakan dalam Mazmur 1:1-3 :… “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.” Saat kita berpusat pada firman Tuhan dan menghidupi firman itu di setiap langkah kehidupan kita dengan merenungkannya siang dan malam, kita akan melihat keberuntungan dan keberhasilan yang akan terus terjadi di sepanjang hidup kita.
Pdt.Ricardo RJ Palijama Ketua Sinode Gereja Methodis Injili
