PELANTIKAN KEPALA DESA DI KABUPATEN CIANJUR DILAKSANAKAN DI TENGAH PENANGANAN COVID – 19

Kefaspelita
5afd9609 bdd7 47b1 b9c9 20bc910431ea
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Cianjur – Pelitanusantara.com | (08/04/2020) Sekelompok kepala desa dari  247 kepala desa terpilih di Kabupaten Cianjur pada hari Rabu,(08/04/2020) dilantik di Pendopo Cianjur, Pelantikan kepala desa dipercepat dengan alasan agar anggaran di tingkat desa bisa segera diubah untuk penanganan COVID-19.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Pada Awalnya Pemkab akan melantik secara online, namun karena keterbatasan sarana dan demi kebanggaan para kepala desa akhirnya pelantikan digelar di Pendopo Cianjur.

“Memang awalnya pelantikan secara online, melalui video conference. Ada beberapa desa yang siap, tapi sebagian besar terkendala alat. Makanya dilantik di pendopo,” kata Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, para kepala desa pada akhirnya juga menyetujui pelantikan di Pendopo. “Karena ada kebanggaan ketika mereka dilantik di Pendopo secara langsung,” tambahnya.

Namun, Herman mengungkapkan, proses pelantikan tidak dilakukan serentak seluruh kepala desa terpilih. Melainkan dibagi dalam tiga hari dan beberapa jadwal setiap harinya.

Selain itu, antara satu kepala desa dengan yang lainnya diberi jarak sesuai ketentuan untuk menerapkan physical distancing dalam mencegah penyebaran virus Corona.

“Hari ini ada sekitar 80 kepala desa terpilih yang dilantik, itu pun dibagi dalam 9 sesi. Kami juga terapkan protap keamanan sesuai ketentuan. Tidak ada kerumunan massa juga, karena yang boleh hadir hanya kepala desa terpilih. Keluarga pun tidak mendampingi,” paparnya.

Herman menambahkan, pelantikan kepala desa terpilih dipercepat agar perubahan APBDes bisa segera dilakukan untuk penanganan Corona. “Perubahannya harus oleh kepala desa definitif, makanya dipercepat. Dengan begitu penanganan COVID-19 di Cianjur bisa optimal. Tidak hanya oleh Pemkab tapi hingga pemerintahan di tingkat desa,” ujarnya. (Pelitanusantara.com)