Pdt. Jason Balumpapueng Ketua Umum PGPI : Wajib HukumNya menjadi “Garam dan Terang

IMG 20210502 WA0035

Jakarta, Pelitanusantara.com Ketua umum Persekutuan Gereja- Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Pdt. Jason Balumpapueng, bersama dengan unsur pengurus pusat PGPI menggelar dialog dengan Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia yang di pimpin oleh Ketua Umum Yusuf Mujiono pada Rabu, (5/5) bertempat di Kantor Pusat PGPI, Kelapa Gading Jakarta Utara.

Dialog bertajuk Warna Kebangsaan membicarakan beberapa isu-isu terkini dan apa yang akan dikerjakan bagi umat khususnya dan sosial pada umumnya.

Berbagai pandangan dan pendapat diutarakan oleh PGPI atau pun PEWARNA INDONESIA. PGPI sebagai Aras Gereja fokus pada kegiatan ke-umatan dan membangun kemitraan baik dengan pemerintah dan tentu juga dengan Pewarna Indonesia. “Prinsipnya PGPI sangat concern dengan perkembangan situasi bangsa dan negara, namun untuk menyikapinya perlu hati2 dan bersandar pada fakta yang benar, cetus  Pdt. Jason.
Menurutnya hubungan baik dengan Pemerintah daerah juga harus dijaga dan bekerjasama dalam pembangunan. “Penting untuk di pahami bahwa PGPI tidak berpolitik atau politik praktis tegas Pdt. Jason.

Dalam kehidupan Berbangsa dan bernegara menurut Jason kita harus menjadi “Garam dan Terang”. Menjaga Kerukunan antar umat beragama dimulai dai lingkungan tempat tinggal dan dimanapun kita berada.

Menyikapi Perkembangan Teknologi, Pdt Jason berpendapat bahwa teknologi mengakibatkan globalisasi berlangsung cepat dan interaksi aktip masyarakat Dunia.

Kehadiran Media Sosial (Medsos) seperti facebook, instagram dan seterusnya membuat hubungan antar manusia tanpa batas. Informasi dan komunikasi berlangsung cepat. Keadaan ini membutuhkan kesiapan umat menyikapinya.

Mendengar pandangan dan pendapat yang disampaikan oleh ketum PGPI dan jajarannya, Ketum Pewarna Yusuf Mujiono menyikapi dengan mengatakan bahwa, Pewarna Indonesia hadir untuk memberitakan kepada masyarakat luas. “Dengan pemberitaan oleh banyak media maka, publik dan bahkan pemerintah akan memberi perhatian” Jelas Yusuf. Lebih lanjut dijelaskan bahwa Pewarna Indonesia selama ini sudah menjalin hubungan baik dengan banyak pihak dan turut terlibat dalam pergerakan aksi sosial  dan aksi moral.

Beberapa pertanyaan dari Anggota Pewarna yang hadir dijawab dengan baik oleh ketum PGPI dan Jajarannya. dialog kebangsaan berlangsung aktif dan hangat hingga pukul 15.30. (Romo Kefas)