Pelitanusantara.com Paksi Naga Liman adalah kereta kencana yang dibuat pada tahun 1608 di Cirebon. Kereta ini memiliki makna yang mendalam sebagai simbol kekuatan dan persatuan antar agama.
Apa itu Paksi Naga Liman?
- – Paksi (Burung Garuda) melambangkan agama Islam
- – Naga melambangkan agama Konghucu
- – Liman (Gajah) melambangkan agama Hindu dan Buddha
Makna di Balik Simbol
Simbol-simbol ini menunjukkan bahwa masyarakat Cirebon pada masa itu hidup dalam harmoni dan toleransi antar agama. Setiap agama diberi kebebasan untuk menjalankan agamanya masing-masing.
Sejarah Pembuatan
Paksi Naga Liman dibuat oleh Pangeran Angka Wijaya, cucu Sunan Gunung Jati.
Pesan yang Terkandung
Paksi Naga Liman mengajarkan kita tentang pentingnya toleransi dan harmoni antar agama. Dengan memahami dan menghargai perbedaan agama dan budaya, kita dapat hidup dalam damai dan harmoni.
Dengan demikian, Paksi Naga Liman bukan hanya sebuah kereta kencana, tetapi juga simbol persatuan dan toleransi yang dapat menjadi inspirasi bagi kita semua.
Sumber Data
- -Buku Sejarah Cirebon
- Artikel tentang Paksi Naga Liman di Museum Keraton Kasepuhan Cirebon
- Dokumen tentang Kereta Kencana Paksi Naga Liman di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Cirebon













