OJK Regional IX Kalimantan Luncurkan Aplikasi Banua Menabung

Banjarmasin,Pelitanusantara.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IX Kalimantan meluncurkan paltform digital dalam rangka mendukung program Satu Rekening, Satu Pelajar.

Peluncuran tersebut dilakukan oleh Plt. Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Resnawan bersama Kepala OJK Regional IX Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (9/11/2020).

Rudy mengatakan, peluncuran platform digital Banua Menabung itu merupakan momen penting dan bersejarah bagi Kalsel yang menunjukkan bahwa masyarakat Kalsel telah membuka diri dan beradaptasi dengan platform digital yang terus berkembang khususnya di sektor perekonomian.

“Platform digital Banua Menabung ini merupakan hasil inovasi yang perlu diapresiasi dan dikembangkan. Di sini OJK dan dunia perbankan telah berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalsel,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, platform digital Banua Menabung yang ditujukan kepada generasi muda dan pelajar merupakan hal yang tepat. Karena dengan program tersebut, para pelajar dan mahasiswa dapat mengakses layanan digital perbankan sejak dini.

“Ini juga meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kalsel. Oleh sebab itu, Pemprov Kalsel sangat mendukung program Satu Rekening, Satu Pelajar yang digaungkan oleh OJK ini,” tutur Rudy.

Sementara itu, Kepala OJK Regional IX Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim menjelaskan, platform digital Banua Menabung bertujuan untuk membantu pelajar dalam membuka tabungan pada masa pandemi seperti saat ini.

“Begitu mereka masuk atau mendaftar melalui paltform ini, nanti bank yang sudah bekerja sama akan tahu jumlah dan asal pelajar yang ingin membuka rekening baru, dan akan mendatangi sekolah pelajar yang bersangkutan ataupun menghubungi mereka melalui email,” jelas Riza.

Dia berharap, kehadiran platfrom digital Banua Menabung bisa memotivasi pelajar untuk membuka tabungan. Riza juga menginginkan budaya menabung bisa menjadi karakter pelajar atau masyarakat di Kalimantan.

“Dunia sekarang ini bergerak secara digital, sehingga kami (OJK) dan perbankan mencoba untuk memfasilitasi secara digital dalam membantu pelajar dan masyarakat untuk membuka tabungan di bank,” harap Riza.

Sejauh ini, lanjut Riza, sudah ada 32 perbankan yang bekerja sama dalam paltform digital Banua Menabung ini. Ke depan pihaknya juga ingin menambahkan lagi bank-bank yang lain yang ingin memberikan fasilitas di platform Banua Menabung.

“Saat ini ada 32 bank yang sudah membuka fasilitas tabungan pelajar. Kita juga ingin membuka lagi bank-bank yang lain yang akan memberikan fasilitas itu,” tutup Riza (PN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *