Bali – Dalam Menapaki Gerakan Perjuangan , Pelayanan dan Pengabdian Dharma.
Kegiatan MUKORNAS I Puskor Hindunesia ini dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Doa Bersama, serta Tarian Sekar Jepun, dihadiri langsung (luring) oleh Pemerintah Provinsi Bali yang diwakili oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat , Provinsi Bali, Bapak I Gede Indra Dewa Putra,SE.,MM yang mewakili Gubernur Provinsi Bali, dan juga Ibu Dr.Komang Sri Marheni,S.Ag,M.Si Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali atau yang mewakili, serta peserta zoom daring (online). Pembukaan secara resmi Acara MUKORNAS I Puskor Hindunesia dibuka oleh Dirjen Bimas Hindu , Bapak Prof.Dr.Drs.I Nengah Duija,M.Si mewakili Menteri Agama Republik Indonesia secara daring (online).
Dalam Sambutan Menteri Agama RI, Bapak H.Yaqut Cholil Qoumas yang dibacakan oleh Dirjen Bimas Hindu , Bapak Prof.Dr.Drs.I Nengah Duija,M.Si mengatakan pentingnya Moderasi Beragama dalam kehidupan bermasyarakat, dan menjaga toleransi guna terciptanya keamanan, kedamaian dan kenyamanan bersama, serta Puskor Hindunesia tetap semangat di dalam pelayanan kemasyarakatan, pembangunan SDM Hindu di pelosok daerah Nusantara Indonesia, dan meningkatkan kepekaan sosial.
Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat , Provinsi Bali, Bapak I Gede Indra Dewa Putra,SE.,MM yang mewakili Gubernur Provinsi Bali, dalam sambutannya mengatakan marilah menjaga ketertiban bersama di pulau Dewata Bali, apalagi menjelang Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) 15-17 November 2022 pertemuan 20 kepala Negara, agar semua organisasi dan komunitas bekerja sama dalam menjaga keamanan bersama di pulau Bali sesuai Semangat Moderasi Beragama. Puskor Hindunesia juga diharapkan selalu sinergi dan bangun komunikasi sesuai arah kebijakan Nangun Sat Kertih Loka Bali,
Dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali ini mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam Kebudayaan. Melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai pancasila.
Ketua Umum Dewan Koordinator Nasional (Dekornas) Pusat Koordinator Hindu Indonesia,
DR.(HC) Ida Bagus Ketut Susena,S.Kom dalam sambutannya mengatakan MUKORNAS I Puskor Hindunesia rencananya dilaksanakan pada 2020, namun karena Pandemi Covid19, jadi diundur ke tahun 2022 dengan perpanjangan SK Dekornas Puskor Hindunesia, serta harapannya Musyawarah Koordinator Nasional MUKORNAS I ini bisa menghasilkan ide, gagasan serta berbagai rekomendasi yang berguna dan bermanfaat bagi perkembangan Hindu di Nusantara Indonesia, sesuai dengan local genius / kearifan lokal di daerah asal masing-masing yang perlu terus dirawat dan dijaga”. Jelasnya.
@[PN/Bandrio]
