YOGYAKARTA-PN NEWS, Menjaga stabilitas harga dan mengendalikan Inflasi, BULOG Kanwil Yogyakarta, distribusikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), kolaborasi BULOG Kanwil Yogyakarta dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta serta Instansi terkait,
program ini dilaunching di lobby Kantor Disperindag DIY, Jalan Kusumanegara, no.9, Umbulharjo – Yogyakarta, Jumat (6/1/2023).
Pimpinan BULOG Wilayah Yogyakarta M.Attar Rizal pada kesempatan tersebut melaporkan bahwa, peluncuran perdana stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP) khususnya beras ini sesuai SK nomor 01/KS/2023 tentang Juglak stabilisasi pasokan harga pangan beras dari Badan Pangan Nasional, dan Surat Penugasan stabilisasi pasokan dan harga pangan beras ditingkat konsumen tahun 2023, Dari Badan Pangan Nasional, dengan menunjuk BULOG sebagai pelaksana dilapangan.
Program ini akan dilakukan mulai hari ini sampai akhir tahun 2023 yad., Kita berharap harga pangan ditingkat konsumen khususnya beras dapat stabil, walapun diawal tahun ini mulai bergerak naik, hal ini dikarenakan belum memasuki masa panen raya, yang diperkirakan bulan maret 2023.
Maka saat ini , kita meliris beras cadangan Pemerintah untuk didistribusikan dipasar-pasar tradisional, outlet binaan, pengecer sampai wilayah kabupaten-kabupaten.
Untuk kegiatan perdana ini, kami siapkan 4 ton beras premium yang akan dikirim ke pasar Bringharjo Yogyakarta, dan selanjutnya setiap hari akan kita distribusikan kepasar-pasar sesuai permintaan konsumen.
Harapan kami, kita bersama-sama melakukan monitoring, sehingga program ini bisa tepat sasaran dan tepat harga, ujar M.Attar Rizal.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Ir.Syam Arjayanti,M.P.A, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan bahan pangan beras , ini adalah salah satu bentuk kolaborasi dan sinergitas lintas OPD di DIY untuk pengendalian inflasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Diawal tahun 2023, saat ini inflasi di DIY masih berada diatas nasional, harapan kita sampai bulan maret 2023, saat memasuki musim panen raya situasinya bisa stabil atau harga pangan khususnya beras bisa dikendalikan.
Harga beras dipasaran yang dipatok Pemerintah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) adalah Rp.9.450.-/per kilogram, bila para pedagang menjual diatas HET tersebut, maka akan kita evaluasi , pedagang yang bersangkutan tidak dilayani atau pedagang tersebut tidak boleh menerima pasokan beras.
Harapan kita, kolaborasi ini berlanjut sampai inflasi di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat dikendalikan, dan memasuki masa panen raya , produk dari petani lokal , hasil produksi berasnya sampai ke pasar, program ini akan kita tinjau kembali, sehingga tidak nenekan harga ditingkat petani dan konsumen,pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Perindustrian dan Pedagangan DIY, Pimpinan Perum. BULOG Wilayah Yogyakarta, Ketua Satgas Pangan Polda DIY, Perwakilan Bank Indonesia, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan DIY, dan Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY , serta tamu undangan lainnya.
(Ome)
