Dahulu saat saya masih bekerja di sebuah Toko, salah satu karyawan yang menjadi sahabat saya, pernah memberi nasehat; “Mas, pekerjaan itu kalau ditekuni bisa menjadi emas.”
Jagung itu butuh 3 bulan untuk dipetik, singkong jelas butuh lebih lama, buah juga ada musimnya. Semuanya membutuhkan proses pematangan. Itulah siklus kehidupan. Semua bergerak menuju pematangan…
Demikian pula dengan penggenapan akan janji Tuhan, tak akan datang seketika dan sudah matang, semuanya butuh pematangan. Segala sesuatunya ada waktunya, sebab semua yang tergesa-gesa akan prematur alias tidak dewasa.
Nasi yang dimasak tidak sampai tanak betul akan beda rasa dan bahkan bisa membuat perut tidak enak dan sakit. Jadi karena semua butuh pematangan, maka yang di perlukan adalah ketekunan. Sayangnya tidak semua orang tekun.
Percayalah sesederhana apapun yang dapat kita lakukan, asal kita tekun, pasti akan berhasil. Ibarat air yang lembut, dia bisa melubangi batu yang keras, itulah ketekunan…
Orang yang tekun, bekerja dimana pun pastilah disukai. Ketekunan itu bukanlah bawaan lahir, namun sesuatu yang bisa dilatih dan diasah.
Tak usah memulai sesuatu dari yang besar jika memang kita tak mampu secara dana dan daya, tapi mulailah dari yang kecil dan asahlah diri untuk tekun, karena tak ada orang tekun yang tidak menikmati hasil kerja kerasnya.
SEKECIL APAPUN YANG KITA LAKUKAN, ASAL KITA TEKUN, PASTILAH MENDAPATKAN HASIL YANG LUAR BIASA
“Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya kamu setelah melakukan kehendak TUHAN, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.” Ibrani 10:36
Selamat beraktivitas dalam perkenan-Nya. WALK with GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias. Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan illahi, jalan keluar illahi, penyelesaian illahi dan pelipatgandaan illahi di seluruh area kehidupan kita dinyatakan
Abah Daniel
