Mengenal Tuhan=Kebahagiaan Kita

…”Beginilah firman TUHAN: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,
tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.”…Yeremia 9:23-24

Pelitanusantara.com | Jika kita mempelajari kitab Yeremia, tentu kita akan dapatkan bahwa Yeremia menyinggung kebutuhan untuk kita mengenal Tuhan, yang seringkali di singgung bahwa mengenal Tuhan berhubungan tingkah laku kita.. Kenapa karena kalau kita mengatakan kita mengenal Tuhan sesungguhnya akan mencerminkan Tuhan dan hal-hal yang di sukai Oleh-Nya, seperti; Kasih setia, keadilan, dan kebenaran seperti ketika kita memperhatikan pada Yeremia 2:8 yang mengatakan: “Para imam tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN? Orang-orang yang melaksanakan hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna.” artinya tidaklah cukup hanya sekedar mengenal firman Tuhan, kita perlu mengenal-Nya secara pribadi dan memiliki hubungan dengan dengan-Nya.

Mungkin kita sebagai seorang pengajar Alkitab di salah satu institusi teologia, dan mengenal banyak tentang firman-Nya, namun kalau kita tidak memiliki hubungan dengan Tuhan dan tidak mengenal-Nya, kita akan menghasilkan dosa dan kejahatan…makanya kita di ingatkan dalam Yeremia 4:22… “Sungguh, bodohlah umat-Ku itu, mereka tidak mengenal Aku! Mereka adalah anak-anak tolol, dan tidak mempunyai pengertian! Mereka pintar untuk berbuat jahat, tetapi untuk berbuat baik mereka tidak tahu.” kita yang membaca ayat ini sesungguhnya adalah sesuatu teguran yang luarbiasa sebab Tuhan tidak mau kita hanya sekedar tahu tetapi harus mengenal-Nya, sehingga kita tidak disebut sebagai bodoh dan ini merusak dan tidak mampu membuat keputusan yang bijaksana…dan ketika kita tidak mengenal Tuhan, kita juga dapat dikatakan sebagai orang yang tidak tahu bagaimana berbuat baik…Jadi bagaimana dengan kita? jawabannya hanya terdapat didalam setiap pribadi kita…Tuhan Yesus memberkati (PN)

Pdt.Ricardo RJ Palijama Ketua Sinode Gereja Methodis Injili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *