Bogor – Ketua Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya, Beni Sitepu, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Wakil Wali Kota Bogor, H. Jenal Mutaqin, yang telah menepati janjinya dengan menyerahkan ganti rugi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdampak penataan kawasan Pajajaran.
“Di tengah banyak janji yang tak ditepati, hari ini rakyat kecil melihat satu bukti nyata: Wakil Wali Kota Bogor hadir dan berpihak. Ini adalah bentuk keadilan sosial yang harus terus dijaga,” ujar Beni Sitepu.
Beni Sitepu juga menekankan pentingnya penertiban yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan dialog, bukan kekerasan atau perusakan. “Negara ini negara hukum. Rakyat kecil juga punya hak yang dilindungi undang-undang. Kami akan berdiri di barisan terdepan untuk memastikan tidak ada lagi kekerasan atau penghancuran atas nama penataan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Bogor juga memfasilitasi relokasi para PKL ke Sentra Binaan UMKM Kota Bogor, sehingga mereka tetap bisa menjalankan usaha dengan aman, tertib, dan bermartabat. Beni Sitepu berharap bahwa langkah ini dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain dalam menangani masalah PKL.
Namun, Beni Sitepu juga menyampaikan peringatan keras kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor untuk tidak melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap PKL. “Saya tegaskan, ini adalah peringatan terakhir bagi Satpol PP Kota Bogor: Jangan pernah lagi ada tindakan merusak gerobak milik PKL. Bila hal ini terulang kembali, maka saya, Beni Sitepu, akan menempuh langkah hukum dan proses pidana terhadap pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.[÷]
