...“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.”…Roma 10:9
Pelitanusantara.com | Manusia mengetahui bahwa mereka butuh keselamatan agar tidak masuk neraka, dan mereka mau melakukan apa saja yang menurut mereka masuk diakal, supaya mereka selamat. Jika keselamatan dapat dibeli, siapapun pasti mau membayar sekalipun mahal harganya untuk mendapatkan tiket ke sorga, karena tidak ada yang mau masuk ke dalam neraka dan menemui kebinasaan. Oleh sebab itu, segala macam cara dilakukan untuk mendapatkan keselamatan, sampai akhirnya muncul aliran dan agama-agama baru yang mengajarkan cara mendapatkan keselamatan menurut versinya masing-masing.
Sebenarnya tidak pernah ada usaha manusia yang memberikan keselamatan, dan tidak ada satu agama atau aliran apapun yang dapat membuat kita masuk ke sorga. Perhatikanlah doa-doa yang dilandaskan dengan kata ’semoga’, yang berarti memang tidak ada kepastian, dan manusia hanya mencoba dan berusaha dan berharap agar dapat selamat. Namun kita bersyukur karena kita menemukan keselamatan kekal di dalam Yesus Kristus, dan itu bukan karena kuat dan gagah kita sehingga kita selamat, Yohanes 15:16a katakan; “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu.”
Jika kita mendapatkan keselamatan, bukan karena kita yang memilih Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, Ia yang telah memilih kita, dan di dalam Dia saja ada kepastian keselamatan. Ia berkata: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Yohanes 14:6. Bukan agama yang menyelamatkan, karena hanya Yesus yang mampu menyelamatkan, Yesus satu-satunya nama dan satu-satunya jalan yang membawa umat manusia datang kepada Bapa di sorga.
Di muka bumi ini, begitu banyak orang yang menginginkan keselamatan, namun menolak untuk percaya kepada Yesus Kristus, karena bagi mereka keselamatan tidak cukup hanya dengan percaya saja. Itu sebabnya mereka lebih memilih melakukan segala aturan dan hukum yang dibuat oleh pikiran manusia, sebagai jalan alternatif yang dapat menyelamatkan. Semua itu pembodohan, karena hutang nyawa hanya dapat dibayar nyawa, dan Yesus telah membayar lunas nyawa kita dengan nyawa-Nya di atas salib.
Inilah kebenarannya; “Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.” Roma 5:18-19. Karena dosa satu orang yaitu Adam, semua menjadi manusia yang berdosa, tetapi karena satu korban Yesus, semua orang dapat memperoleh keselamatan kekal, caranya hanya menjadi percaya dan mengakui-Nya sebagai Juruselamat!…Tuhan Yesus memberkati.
Pdt.Ricardo RJ Palijama Ketua Sinode Gereja Methodis Injili
