MENARA DOA KOTA BEKASI : “ Sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. “

Kefaspelita
Menara doa kota bekasia
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Pelitanusantara.com | Mungkin tidak banyak yang tahu tentang apa yang sudah di kerjakan oleh  para umat Tuhan yang ada di Kota Bekasi selama ini dalam melaksanakan peran serta nya baik sebagai warga Kota maupun umat Allah yang tinggal di kota Bekasi, oleh karena itu bukan hendak mengkultuskan akan menafikan perang – peran Lembaga keumatan yang lain, maka pada hari selasa, 10 Maret 2020 Pelitanusantara.com dapat berkesempatan mengunjungi Menara Doa kota Bekasi yang selalu di selenggarakan pada hari selasa bertempat di GBI Mega Mall Bekasi setiap Pukul 10 : 00 Wib sampai dengan selesai .

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

MENARA DOA KOTA BEKASI  lahir dari kerinduan para Hamba – hamba Tuhan dan Pemimpin Lembaga – Lembaga Keumatan yang ada dikota Bekasi saat itu, yang Ibadah perdananya di GBI Mega Mall kota Bekasi dengan Gembala Sidang Pdt Andy Markus serta di resmikan  pada tanggal 17 Mei 2012, pada saat pelaksanaan World Prayer Assembly ( WPA ) di Kota Bekasi oleh Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi.

MENGAPA HARUS ADA MENARA DOA KOTA BEKASI ?

  1. Karena kota-kota kita sedang dalam serangan kuasa kegelapan melalui sistem anti Kristus yang bekerja secara global di belakang kegiatan-kegiatan politik, ekonomi, budaya, bahkan pendidikan yang menyusup di semua lapisan masyarakat. Kita perlu berjaga senantiasa setiap saat untuk menangkal suara dan pengaruh kuasa kegelapan.

Karena kondisi kota dan bangsa kita yang sedang mengalami tantangan berat karena krisis multi dimensi. Kejahatan, teror, korupsi, prostitusi yang merebak sehingga menuntut gereja-gereja bersatu dan berdoa sampai Tuhan menyatakan kemuliaanNya di kota Bekasi.

Dalam kiprahnya Menara Doa kota Bekasi mengambil peran bukan saja hanya Berdoa semata akan tetapi juga berperan aktive dalam bidang – bidang sosial, saling memperhatikan dan saling mengingatkan sesama umat pentingnya membangun relasi dengan sesama manusia dan antar umat beragama di kota Bekasi.

Menurut Pdt Andy Markus yang berbincang – bincang bersama dengan pelitanusantara.com di kantornya (10/03/2020)  Bahwa Kehadiran Menara Kota Bekasi ” Untuk Menjadi Berkat untuk Kota Bekasi, Kami para Hamba Tuhan dan umat Tuhan ingin berkontribusi secara Aktive untuk Kota yang kami cintai ini yaitu Kota Bekasi, dengan apa yang kami Bisa” karena ada tertulis dalam alkitab di Yeremia 29:7 ” Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.” dengan dilandasi oleh keinginan menjadi berkat untuk Kota maka Menara Doa Kota Bekasi ini hadir sebagai Kubu – kubu doa dalam menjaga kota Bekasi.

Menurutnya lagi Bahwa ” segala Prestasi yang sudah ditorehkan dikota Bekasi selama ini bukan hanya pekerjaan tangan manusia semata akan tetapi Tuhan memberikan kemampuan kepada para pemimpin kota saat ini dengan di berikan Roh Hikmat dan Kebijaksanaan dalam melaksanakan tanggung Jawab dalam menjalankan amanah Konstitusi yang berlaku ” jadi dengan berdoa kepada Allah  menjaga keamanan dan kedamaian, dengan berdoa kepada Allah menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama, hal ini  menjadi tanggung jawab semua warga gereja dan umat Tuhan.

menurut Mazmur 127 : 1 – 2 “ Sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.” segala yang dibangun dengan hikmat yang dari Tuhan pasti mendatangkan kebaikan untuk Kota Bekasi, oleh karena itu berbahagialah kita sebagai warga kota bekasi atas segala Prestasi yang sudah di capai oleh kota bekasi dengan tak lupa kami para Pendoa Kota bekasi mengucapkan selamat hari jadi kepada Kota Bekasi yang ke 23, semoga Kasih kemulian ALLAH selalu memberikan kesejahteraan, Damai, aman serta ketertiban atas kota Bekasi di bawah Kepemimpinan Walikota Dr. Rahmat Effendi dan Wakil Walikota Dr. Tri Ardhinto. (Kefas)