Memasuki Masa Tenang Pemilu 2024, Ini yang harus di ketahui para Caleg

1707614589
Spread the love

JAKARTA,PELITANUSANTARA.COM Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan masa tenang Pemilu 2024 mulai Minggu (11/2/2024) hingga Selasa (13/2/2024).

Dalam Pasal 1 Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 dijelaskan masa tenang adalah masa atau waktu yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu.

Masa tenang berlangsung H-3 hingga H-1 pemungutan suara atau pencoblosan Pemilu 2024 yang akan digelar Rabu (14/2/2024).

Selama masa tenang Pemilu 2024, ada beberapa hal yang dilarang dilakukan kandidat, tim kampanye, media massa, dan lembaga survei.

KPU sebagai penyelenggara pemilu mengatur beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika masa tenang Pemilu 2024.

Larangan tersebut berlaku bagi peserta pemilu (kandidat), tim kampanye, media, dan lembaga survei.

1.Larangan bagi pelaksana, peserta pemilu, tim kampanye 

Dilarang memberikan imbalan atau menjanjikan kepada pemilih supaya:

  • Tidak menggunakan hak pilihnya
  • Memilih pasangan calon tertentu
  • Memilih partai politik peserta pemilu tertentu
  • Memilih calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota tertentu
  •  Memilih calon anggota DPD tertentu

Pihak yang melanggar ketentuan itu diancam dengan hukuman pidana penjara 4 tahun dan denda puluhan juta rupiah.

2. Larangan bagi media massa 

Aktivitas media massa, baik cetak, daring (online), media sosial, dan lembaga penyiaran, juga diatur selama masa tenang.

Media massa dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak peserta pemilu, atau bentuk lainnya yang mengarah kepada kepentingan kampanye yang merugikan atau menguntungkan peserta Pemilu.

3. Larangan bagi lembaga survei 

Sesuai peraturan KPU, lembaga survei dilarang mempublikasikan hasil survei atau jajak pendapat mengenai pemilu.

Lembaga survei yang melanggar aturan ini diancam hukuman penjara paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

Tahapan Pemilu 2024

14-15 Februari 2024: Pemungutan dan Penghitungan Suara

15 Februari-20 Maret 2024: Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara

Disesuaikan dengan akhir masa jabatan masing-masing anggota DPRD kabupaten/kota: Pengucapan Sumpah/Janji DPRD kabupaten/kota

Disesuaikan dengan akhir masa jabatan masing-masing anggota DPRD provinsi: Pengucapan Sumpah/Janji DPRD provinsi

1 Oktober 2024: Pengucapan Sumpah/Janji DPR dan DPD

20 Oktober 2024: Pengucapan Sumpah/Janji Presiden dan Wakil Presiden. (*)

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!