TRENGGALEK- Dalam pembahasan laporan keterangan pertangungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2021 Pansus IV DPRD bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, menurut Pansus ada 3 hal yang perlu dikaji mendalam. Ekonomi meningkat-kemiskinan meningkat. Pengangguran menurun-kemiskinan naik. Dan yang aneh diera pandemi justru indeks pembagunan manusia (IPM) dalam dunia pendidikan malah membaik.
Pernyataan itu disampaikan oleh Sukarodin Ketua Pansus IV DPRD, usai rapat kerja pembahasan LKPJ Bupati tahun 2021, di aula sekretariat, Selasa 12/4/2022.
Sukarodin Politisi PKB yang juga ketua Pansus IV DPRD itu menjelaskan, 3 hal yang menjadikan kajian mendalam bagi Pansus dalam LKPJ Bupati Trenggalek tahun 2021, terkait, ” kemiskinan, penganguran dan IPM,” terangnya.
Dalam LKPJ Bupati tahun 2021 disampaikan, ekonomi ditahun 2021 meningkat kisaran 3,6% namun disisilain justru terjadi peningkatan angka kemiskinan, tentu itu sesuatu yang tidak masuk akal dan aneh, “Ekonomi naik kok orang miskin bertambah,” ungkap Sukarodin.
Ia juga menambahkan, dari angka pengangguran untuk tahun 2021 terjadi penurunan, ” gimana ceritanya orang miskin bertambah kok pengagguran berkurang,” celotheh Sukarodin.
Yang justru mengherankan lagi menurut Sukarodin kita semua tahu tahun 2021, pandemi belum usai, sekolah masih belum bisa secara tatap muka dalam pembelajaran tapi dalam LKPJ justru disampaikan IPM meningkat, ini juga sesuatu yang aneh.
Menangapi adanya kejangalan tersebut ke awak media Sukarodin menjelaskan, dari kejangalan itu muncul beberapa pertanyaan dalam rapat tadi terkait keakuratan data yang disampaikan, sedang dari pihak OPD juga memberikan keterangan itu terjadi karena adanya kesalahan dalam pengambilan sempel dari pihak perekonomian propinsi, ” justru itu jawaban yang tambah membingungkan, jika rumus yang digunakan sama tentu hasilnya ya sama tidak akan mungkin berbeda,” terang Sukarodin.
Namun yang perlu kita pahami bahwa, namanya LKPJ ini berkelanjutan tentu penghujungnya adalah rekomendasi hasil dari kajihan apa yang disampaikan dalam LKPJ tersebut, sedang dalam penyusunan rekomendasi tentunya berasal dari pembahasan apa masalahnya, apa indikatornya sehingga terjadi kegagalan.
Sedang untuk LKPJ Bupati tahun 2021 itu merupakan LKPJ penghujung masa jabatan periode tahun 2015, adapun Visi Misi Bupati Trenggalek periode 2016-2021 adalah, “Terwujudnya Trenggalek yang Maju, Adil, Sejahtera, Beriman dan Bertaqwa, tentu untuk bisa mewujudkan itu semua sangatlah berat sekali,” pungkas Politisi PKB itu.
(mj pelitanusantara.com)
