Jika perkataan kita bisa membuat orang yang mendengarnya bahagia, mengapa kita harus mengeluarkan kata-kata yang tidak baik? Jika kita masih memiliki tenaga, waktu dan dana untuk menolong orang yang membutuhkan, mengapa seringkali kita menunda melakukannya dengan berbagai alasan?
Jika kita bisa tersenyum dan ramah pada setiap orang bahkan orang yang membenci kita, mengapa kita memilih untuk cemberut dan bersikap kasar? Jika Tuhan Yesus sudah mengampuni kesalahan kita, mengapa kita masih mengeraskan hati menyimpan kesalahan orang lain terhadap kita?
Jika kita bisa mengendalikan emosi supaya orang lain tidak terluka, mengapa kita memilih untuk di kendalikan olehnya? Jika yang ada pada kita lebih dibutuhkan oleh orang lain, mengapa kita tidak mau melepaskannya?
Jika hidup kita dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang, mengapa harus kita sia-siakan? Jika kita bisa menjadi berkat untuk orang lain dan itu menyenangkan Tuhan, mengapa tidak kita mulai lakukan dari sekarang?
Marilah dan lakukanlah yang terbaik untuk kemuliaan Tuhan.
“Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.” Roma 14:8
Selamat beraktivitas dalam perkenan-Nya. Walk with God. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias. Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan illahi, jalan keluar illahi, penyelesaian illahi dan pelipatgandaan illahi di seluruh area kehidupan kita dinyatakan.
Abah Daniel
