Lajnah Imaillah Sulawesi Selatan Mengikuti Workshop Sejuk: Perkuat Ruang Aman di Media

Kefaspelita
WhatsApp Image 2023 08 14 at 18.41.48 860x645
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Bone- Pelitanusantara.com Dua perwakilan dari Lajnah Imaillah Sulawesi Selatan menjadi peserta Workshop Training Advokasi Media yang diadakan Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk).

Acara selama tiga hari itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan komunitas rentan di daerah seputar pentingnya mengadvokasi dan memanfaatkan media dalam membangun ruang aman bagi kelompok minoritas.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Workshop ini mengakomodir pengembangan peran media arus utama (mainstream) dan media sosial untuk memastikan eksistensi keberagaman agama atau keyakinan, etnis, disabilitas, gender, dan seksualitas.

Istri mubaligh dan pengurus Lajnah lokal, Andi Nurabidah Siddiqah, berbagi pengalamannya selama workshop.

Dia menyatakan bahwa inisiatif ini didasarkan atas rekomendasi dari Mubaligh Daerah Sulawesi Selatan dan pengalaman pertamanya dalam mengikuti kegiatan semacam itu.

Nurabidah mengungkapkan kegembiraan atas ilmu baru yang diperoleh selama acara tersebut, serta kesempatan untuk bertemu teman baru dari berbagai latar belakang, terutama dari kelompok minoritas.

“Ini pertama kali saya ikut kegiatan seperti ini, tentunya saya dapat ilmu baru. Dapat teman baru dari berbagai latar belakang yang berbeda, mereka sangat welcome,” katanya pada Warta Ahmadiyah pada Senin, 14 Agustus 2023.

Selama workshop, Nurabidah berbagi  penjelasan tentang Ahmadiyah kepada peserta lainnya dan merasa senang karena pandangan mereka berubah setelah penjelasan tersebut.

Materi yang diperoleh selama acara meliputi isu-isu seperti gender, advokasi media, dan pemberitaan media massa yang relevan bagi kelompok rentan.

Diakhir, Nurabidah berharap agar di masa depan, dapat mengikuti kegiatan serupa dan menginspirasi anggota jemaat terutama di Sulawesi Selatan.

Dia juga berharap untuk menjalin kerja sama dengan media (jurnalis) dan berencana untuk menyampaikan materi-materi yang telah diperoleh kepada anggota-anggota cabang lokalnya.

Dengan demikian, dia berharap bisa berkontribusi dalam memperkuat kesadaran akan pentingnya ruang aman bagi kelompok minoritas melalui media.

“Semoga kedepannya bisa ikut lagi kegiatan yang seperti itu dan bisa menginspirasi anggota jemaat terutama anggota jemaat di Sulawesi Selatan dan mungkin ingin menjalin kerja sama dengan media (jurnalis),” tutur Nurabidah.

“Kemudian materi kemarin yang saya dapatkan selama kegiatan, saya bisa sampaikan ke anggota yang ada di cabang saya,” pungkasnya.

Ev.Kefas Hervin Devananda.S.Th