” Kuasa Perkataan “

Images
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Baiklah orang yang tidak berdaya berkata: “Aku ini pahlawan!” (Yoel 3:10b)

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Pelitanusantara.com |Di tengah segala permasalahan hidup yang seakan menenggelamkan Anda, Yoel tidak sedang mengajarkan Anda untuk berdusta tentang kenyataan yang Anda hadapi. Melainkan ia sedang mengajarkan untuk tidak memperkatakan kelemahan dan ketiada berdayaan, tetapi Ia mengajar untuk kita membalikkan keadaan dengan perkataan yang membangun dan menguatkan, dengan memperkatakan iman dan pengharapan Anda.

Amsal 18:21 katakan bahwa kata-kata kita mengandung kuasa; “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.”* _*Lidah Anda adalah senjata yang dapat menghidupkan atau mematikan Anda. Sadari kuasa ada pada lidah Anda, Yakobus dengan gamblang menjelaskannya dalam Yakobus 3:6, katanya: “Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.”

Lihatlah betapa berbahayanya lidah, sampai ia dapat digerakkan oleh api dari neraka. Oleh sebab itu Tuhan selalu mengingatkan kita untuk waspada dengan apa yang kita katakan, karena; “Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.”(Matius 12:36). Jangan biarkan lidah Anda mengucapkan apa yang Anda rasa, lihat, pikir, maupun apa yang Anda takutkan terjadi di depan Anda. Tetapi ucapkanlah kebaikan, kemuliaan dan kemenangan atas hidup Anda. Karena seharusnya lidah Anda digerakkan oleh api dari surga yang memberikan kehidupan.

Dalam Markus 11:23-24, Yesus mengajarkan hal yang tidak lazim, yaitu berbicara kepada gunung persoalan, untuk enyah dan tercampak ke dalam laut. Dan sering kali kita lebih suka untuk berbicara tentang gunung persoalan yang kita hadapi. Tanpa kita sadari, kita menjadi semakin lemah dan gunung persoalan yang dihadapi seakan semakin besar dan tak sanggup kita taklukkan. Dan ini terkait dengan Roma 1:17 yang berkata bahwa Iman timbul dari pendengaran akan firman. Apa yang keluar dari mulut kita akan terdengar di telinga kita dan itu menentukan masa depan kita!

Suatu kali Yesus mengutuki pohon ara, dan murid-murid ternganga karena terkejut ketika keesokan harinya mereka melihat pohon ara itu kering sampai ke akar-akarnya! Ia pun menghardik angin dan badai dan seketika itu danau itu menjadi teduh. Yesus melepaskan kuasa yang ada pada lidahNya untuk mematahkan semua pekerjaan Iblis, maupun untuk mengajar murid-muridNya dan kita yang saat ini mengikuti Dia.

Ia ingin kita bertindak sama seperti Ia telah bertindak. Perintahkan gunung persoalan Anda untuk beranjak dan menyingkir dari hidup Anda. Apapun bentuk masalahnya, Anda punya kuasa untuk mengusirnya. Apapun kelemahan Anda, katakan bahwa Anda kuat di dalam kekuatan kuasaNya. Seperti apapun kesakitan Anda, katakan Anda telah menerima kesembuhan oleh kuasa darahNya. Tidak ada yang dapat mengalahkan Anda, karena Anda punya kuasa di dalam NamaNya. Lidah Anda adalah senjata yang ampuh untuk menyerang si Iblis, bagaikan Pedang Roh yang tertulis dalam Efesus 6:12, gunakan dengan tepat dalam menghadapi segala kondisi dan situasi, dan alami kemenangan di dalam kebenaran FirmanNya.

Salam Sejahtera Sahabat..
Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Selvy Supangkat (GPIA Pekayon Bekasi)