Dumai, Pelitanusantara.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai telah mengumumkan jadwal dan tahapan resmi untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai tahun 2024, Senin (10/06/2024).
Ketua KPU Kota Dumai Zulfan mengatakan, bahwa pemilihan kepala daerah di Kota Dumai akan berlangsung pada Rabu 27 November 2024. Pada waktu itu juga serentak dilaksanakan bersama 541 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, Zulfan bahwa kegiatan itu bukan seremonial belaka. Karena harus dijadikan sebagai langkah mendongkrak semangat partisipasi seluruh elemen masyarakat. Dalam menyukseskan seluruh tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai tahun 2024.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk menunjang kesiapan KPU Kota Dumai untuk menyukseskan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai tahun 2024. Kami berharap semua pihak, terutama Pemerintah Kota Dumai, aparat keamanan TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, pihak akademisi, untuk sama-sama bergandengan tangan menyukseskan Pilkada serentak tahun 2024 dengan aman, lancar dan damai,” tuturnya.
Sementara itu Wali Kota Dumai Paisal mengapresiasi, KPU Kota Dumai yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan peluncuran tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai tahun 2024.
“Atas nama Pemkot Dumai, kami mengucapkan terima kasih kepada KPU TTU yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga kegiatan peluncuran tahapan Pilkada ini menjadi momentum bagi semua pihak, baik sebagai penyelenggara maupun sebagai peserta Pilkada, untuk membangun sinergi yang harmonis demi mewujudkan Pilkada yang demokratis di Kota Dumai,” ungkapnya.
Ia juga menghimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak, dan memilih calon tepat berdasarkan hati nurani yang dianggap memiliki visi, integritas, dan kompetensi tinggi untuk memimpin daerah.
“Harapan kita semua, Pilkada di Kota Dumai berjalan secara baik lancar dan damai. Maka dari itu, kami mengajak seluruh masyarakat Riau dapat mensukseskan pilkada dengan berpartisipasi aktif menggunakan hak pilihnya. Waspadai black campaign, money politik, dan isu sara serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selalu harmonis,” pungkasnya. (Red)
