KONDISI AKSES JALAN PALANGKARAYA – KUALA KURUN SULIT DILEWATI PENGGUNA JALAN

IMG 20220707 WA0187
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love

Palangka Raya – Ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun kawasan desa Rangan Tate dan Tanjung Karitak, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, sejauh 120 km dari Kota Palangka Raya, mulai Selasa (4/7) sulit dilewati, lantaran berlumpur dibeberapa titik.

Alek W (54) pengguna ruas jalan tersebut mengaku tertahan hingga 5-6 jam diwilayah tersebut, pasalnya antrian sangat panjang, terlebih sehari kemudian disebabkan sebuah truk rusak ditengah jalan.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Akibatnya, semua kendaraan baik dari Kuala Kurun Gunung Mas ke arah Palangka Raya dan sebaliknya tertahan berjam-jam lamanya.

“Truk rusak ditengah jalan, akibatkan antrean panjang, sehingga nyaris macet total” terang warga lainnnya yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu Aliansi Masy Gumas Yepta Diharja, menyatakan terjadinya kemacetan ruas tersebut, karena kesepakatan tgl 5 Januari 2022 terkait angkutan melanggar kesepakatan.

Seharusnya untuk angkutan PBS sawit, CPO, batu bara dan kayu log dari perusahaan perkayuan tidak boleh melewati jalan negara, tetapi kenyataannya tetap digunakan.

Dampaknya sejumlah gorong-gorong, jembatan mengalami kerusakan. Warga dan pengguna jalan minta agar Pemerintah segera menanganinya.
Sebernarnya tahun anggaran 2022 ini, Pemerintah Provinsi telah menyediakan anggaran sebesar hampir Rp 200 milyar dengan pola multu year, untuk perbaikan ruas jalan tersebut, namun hingga kini belum terlaksana.(Red)