Komisi II DPRD Pesimis Target PAD Akhir Tahun Tercapai jika OPD Penghasil Leha Leha

Kefaspelita
IMG 20220513 WA0171

TRENGGALEK – Komisi II (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pesimis Target Pendapatan Dearah dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercapai diakhir tahun.

Hal itu disampaikan oleh Mugiyanto ketua Komisi II DPRD, usai rapat kerja bersama Badan Keuangan Daerah (Bakeuda)  dan 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diruang aula rapat DPRD, Jum’at 13/5/2022.

Mugiyanto yang akrab disapa Kang Obeng menyampaikan, kenapa saya bilang pesimis target pendapatan masing masing OPD tidak akan tercapai, “dilihat dari laporan hari ini saat rapat kerja yang sudah mendekati akhir semester awal masih dibawah 30%, pendapatan yang masuk, jika tidak ada peningkatan kinerja mustahil targert itu terpenuhi,” ungkap kang Obeng.


Adapun dalam rapat kerja komisi II dengan Baeuda Kabupaten Trenggalek dan OPD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar Trenggalek belum bisa memberikan laporan pendapatan dalam semester awal ini yang menunjukkan adanya perimbangan Hak dan kewajiban mereka.

“Jangan hanya menuntut hak tetapi kewajiban dan tangungjawab ya harus dilaksanakan dengan maksimal. Karena kita pemerintah daerah juga sudah memberikan apa yang diinginkan,” tutur politisi Demokrat.

Komisi II berharap, adanya langkah pemantauan, pembinaan, dan pengawasan dari masing masing OPD terutama kepala dinas harus bertanggung jawab atas kinerja petugas di lapangan untuk bisa lebih sportif, efektif dan bekerja keras guna tercapainya target PAD di akhir tahun mendatang terpenuhi.

“Petugas pungut terutama harus didorong untuk lebih sportif, lebih disiplin, lebih maksimal dan lebih bekerja keras, agar target itu bisa terpenuhi di akhir tahun,” tegas Obeng.

Saat disingung soal belum tercapainya target di awal semester ini, Kang Obeng menjelaskan,  karena kurangnya rasa greget dari masing masing OPD penghasil. Selain itu juga kurangnya inovatif dalam pengelolaan potensi yang ada hingga sejauh ini belum mampu menjadikan daya tarik serta pengelolaan yang masih asal asalan utamanya didaerah wisata.

“Langkah yang akan Komisi II  lakukan rapat rapat periodik kita maksimalkan biar mereka tidak seenaknya berleha leha atau bersantai santai ria sambil duduk manis, saat di akhir tahun capaian tidak terpenuhi bersandiwara membuat retorika alasan, kami sudah kenyang tipu daya seperti itu,” pungkasnya.

(mj pelitanusantara.com)