Kita adalah yang “BERBAHAGIA” Session 3.

Abstract art color 887349 768x512

...”Berbahagialah mereka yang berdukacita, karena mereka akan di HIBUR.”…Matius 5:4.

Pelitanusantara.com | Kita percaya bahwa Tuhan Allah sangat mementingkan kebahagiaan kita..Dia mau kita harus hidup bahagia, hidup dalam kebahagiaan yang datangnya atau bersumber dari Allah sendiri bukan dari dunia. ingat saat kita berbicara tentang kebahagiaan hidup dalam Tuhan Yesus Kristus bukan berbicara smiley face christianity’…artinya bukan sifatnya sesaat terkait dengan kekayaan, kesuksesan sehingga kita bisa tersenyum dan tidak pernah mengenal penderitaan…”Adalah tugas kita demi kemuliaan Allah, untuk menjadi orang yang paling bahagia di dunia ini”…CS. Lewis

Mengetahui adalah hal yang berbeda dengan menemukan artinya bagi kita tidak ada yang dapat kita lakukan selain dari berbahagia, bersukacita didalam kasih yang sudah dijanjikan pada kita di Ucapan Bahagia, dan Yesus sudah menjanjikan pada kita rahasia-rahasia hidup dalam kebahagiaan. Masalahnya sangat sedikit diantara kita yang menemukannya…bagi yang belum menemukan, mungkin tidak akan menganggap penting ayat ini, karena bagaimana mungkin orang yang berdukacita berbahagia…

Kata kunci yang perlu diketahui, firman Tuhan memberitahukan kepada kita bahwa orang yang hidup dalam dosa, tidak berhak untuk senyum maupun tertawa…perhatikan Yakobus 4:8-9…”Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!

Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita”… namun ketika kita meratapi karena dosa yang dilakukan, pasti kita akan benar-benar mengalami penghiburan dari Tuhan dalam hidup…artinya yang berdukacita (menderita) karena dosa dan mau datang mendekat kepada Tuhan, dengan hati yang hancur pasti akan diHIBUR…Tuhan Yesus memberkati.

Pst.Ricardo Rj Palijama Sektretaris Umum BM EMC