Kisah Inspiratif Seorang Seniman Patung Indonesia : Yusman

yupiterjogja
Img 20230625 Wa0030
Spread the love

BANTUL-PN NEWS, Dari Kabupaten Pasaman Sumatra Barat ( Sumbar ) lahirlah seorang putra terbaik bangsa yang sudah cukup dikenal oleh pemimpin di negeri ini , Ia adalah Yusman , pria kelahiran Sukamenanti, Pasaman, Sumatra, lahir tanggal 12 November 1964. Ayahnya bernama H.A.Menan, seorang pegawai di salah satu Kementerian dan ibunya bernama Hj.Salamah seorang ibu rumah tangga. Yusman merupakan anak ke delapan dari sembilan bersaudara.

Sejak kecil Yusman sudah menunjukan minat dan bakatnya terhadap olah raga dan kesenian, hal itu dikatakan Yusman kepada Media di kediamannya , Minggu, (25/6/23) tepatnya di Studio Patung Yusman, Tegal Senggotan 53 Tirtonirmolo, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lebih lanjut Yusman menceritakan , bahwa sejak duduk di kelas III Sekolah Dasar ( SD ), ia sudah sering disuruh oleh gurunya untuk memberikan contoh cara menggambar yang baik di papan tulis untuk murid kelas IV, V dan VI. Bukan itu saja kanya saya juga sering dikirim ke berbagai tempat untuk bertanding olah raga dan melukis, hasil perlombaan itu ia menjadi juara di berbagai perlombaan, seperti lomba olah raga maupun seni antar sekolah tingkat SD se Kecamatan, tuturnya.

Setelah tamat SD dan SMP, Yusman meneruskan sekolahnya ke Jurusan seni dekorasi, SMSR Negri Padang dan lulus tahun 1985 bersama empat orang temannya, Yusman kemudian berangkat ke Yogyakarta dengan biaya sendiri hasil menabungnya, karena ia bertekat ingin menjadi seorang seniman dan lalu berkuliah di Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang dulu STSRI”ASRI Yogyakarta.

Lebih lanjut Yusman menceritakan, sebetulnya cita – citanya masuk ke jurusan seni lukis, namun diterima di jurusan seni patung, awalnya sih cukup sulit mengadaptasi jurusan yang baru itu, namun berkat ketekunan dan seringnya ia diajak membantu mengerjakan berbagai Monumen oleh para senior dan dosennya seperti Empu Ageng Edhi Sunarso, Drs. Kasman Ks., Drs. Sarpomo dan Y. Sumartono.

Dengan ketekunan itulah bisa cepat menyerap ilmu dan teknik cara mematung serta membuat Monumen, ia juga menceritakan biaya kuliah dan biaya hidup tercukupi dari hasil bekerja membantu dosen, setelah berhasil meraih gelar Sarjana Seni Patung di ISI Yogyakarta pada tahun ( 1994 ) dengan penelitian dan skripsi berjudul” Studi Banding tentang Patung Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Dengan minatnya yang tinggi terhadap sejarah dan kepahlawanan bangsa ini pulalah yang membuat Yusman, akhirnya akrab dengan berbagai Monumen perjuangan di seluruh tanah air. Kita bekerja sesuai dengan kebutuhan atau pesanan model Monumen itu sendiri kata pendiri CV. Rejeki Kreatif yang didirikannya pada tahun 1994. Dengan mendirikan CV ini kami bisa mempekerjakan tenaga para seniman yang handal, ini tentu berkat dukungan kerja tim yang kompak kami mulai berani menerima berbagai pekerjaan penting.

Kami sangat bersukur bahwa karya – karya Monumentalnya pernah diresmikan oleh empat Presiden RI, mulai dari Presiden Soeharto pada tahun 1995 , kemudian Wakil Presiden Hamzah Haz pada 2001, lalu Presiden Megawati Sukarnoputri tahun 2002, Presiden Susilo Bambang Yudhono tahun 2008, 2009, 2012, 2013, 2014 dan Presiden Ir. Joko Widodo pada tahun 2016, 2017 dan berbagai penghargaan telah diterimanya atas prestasi dalam membuat patung, Relief dan Monumen. Bukan itu saja katanya kami juga mendapat penghargaan dari Rekor MURI pertama yang diperolehnya pada tahun 2010 atas, pembuatan Relif terpanjang , Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman di Pacitan.

Rekor MURI kedua lanjutnya diperolehnya pada bulan Februari 2014, atas prakasa dan pembuatan patung berkelompok terbesar, pada Monumen Perjuangan Mempertahankan NKRI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta pada tahun 2017, lalu kami kembali menerima penghargaan Museum Rekor MURI yang ke tiga kalinya dalam pameran Retrospektif 32 tahun, kami menandai Indonesia, di Jogja Galery dan Alun – alun Utara Kraton Yogyakarta.

Selain mengerjakan berbagai Monumen, rilief dan patung Yusman tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan seperti pameran seni patung baik itu regional maupun nasional ,pungkasnya. ( Ome )

Tinggalkan Balasan

error: Coba Copy Paste ni Ye!!