Bogor, Pelitanusantara.com | (14/03/2020) Menanggapi kabar tentang adanya Infromasi yang di lakukan oleh oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor yang telah diduga melakukan Pungli dengan meminta kontribusi kepada para pedagang Jalan Pedati – Jalan Seketeng Kota Bogor, Ketua DPRD Atang Tristanto angkat bicara.
“Isu ini adalah masalah yang sangat serius karena DPRD digaji oleh Negara melalui pajak rakyat dan Sudah merupakan kewajiban DPRD untuk mengawal konstitusi dan mengadvokasi aspirasi dari masyarakat,” ungkap Atang kepada Awak Media, Sabtu 14/3.
“Apabila pemberitaan tersebut benar terjadi, ini merupakan tindakan yang keterlaluan dan melanggar kode etik DPRD serah menjadi sebuah Preseden Buruk bagi Wajah DPRD Kota Bogor ,” tambah Atang.
Atang juga menyampaikan bahwa dugaan itu perlu ditindaklanjuti melalui proses hukum agar proporsional. “Bila terbukti, kasih sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.
“Jika ternyata tidak terbukti dan hanya isu yang sengaja dilempar orang yang tidak bertanggung jawab, maka harus ada klarifikasi dari pihak terkait serta rehabilitasi nama dan marwah lembaga DPRD,” tegas Atang.
Dan Menurut Kefas Hervin Devananda,SH.,STh.,MPdK Ketua Lembaga Garuda Muda Indonesia Kota Bogor ormas yang bergerak di bidang Bela Negara – Hankamrata ini mengatakan Ketika di Hubungi Oleh Pelitanusantara.com (sabtu,14/03/2020) “ Jika Rumor Itu Benar terjadi Hal ini Jelas mencederai Demokrasi di Kota Bogor secara masif , karena kita akan diingatkan belum terlalu lama kita melaksanakan Pesta 5 Tahun secara nasional maupun Daerah yaitu memilih Wakil – wakil Rakyat yang terhormat, dan terpilihnya Anggota DPRD Kota Bogor adalah Putra – putri Terbaik yang di miliki Kota Bogor, yang memiliki integritas, dan kepedulian yang tinggi untuk berbuat yang terbaik untuk masyarakat Bogor”.
Katanya lagi jika Rumor itu memang ada “ artinya yang terpilih adalah segerombolan ” Preman ” yang tidak punya empati terhadap persoalan Rakyat dan pastinya Oknum Anggota Dewan itu tidak layak ada disana dan harus ada tindakan tegas baik dari BK maupun Partai Pengusung untuk melakukan Tindakan Keras dengan memberikan Sanksi Tegas kepada Oknum tersebut jika memang benar ada dan juga untuk pembelajaran Rakyat dalam memilih calon Wakil – wakil nya kedepan, karena kalau kita memilih berdasarkan karena ” Money Politik” yang terjadi seperti ini “.
“ dan Jangan sampai Program Pemerintah daerah Kota Bogor yang dicanangkan Walikota Kota Bogor Dr. Bima Arya ini tercederai atau terhambat karena adanya prilaku yang tidak Baik dari oknum – oknum yang melakukan akrobat politik yang aneh – aneh dengan alasan Bela Rakyat tapi Pungli ” Ujarnya lagi
Jadi Harapan saya semua Pihak dari para Stakeholder kota bogor bisa mengawasi kinerja Dewan –dewan ini agar berjalan sesuai Konstitusi sebagai pemegang Mandat Rakyat yang baik. Katanya Lagi (Kontributor Pelitanusantara.com)























