Ketua DPC GWI Pesawaran Mengajukan Pembekuan SK Secara Sepihak, Organisasi Dilanda Kontroversi

Palicardo
IMG 20250707 WA0014

Pesawaran, 07 Juli 2025 – Dalam sebuah langkah yang mengejutkan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Wartawan Indonesia (DPC GWI) Kabupaten Pesawaran mengajukan permohonan pembekuan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GWI secara sepihak. Permohonan tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor Nomor/DPC-GWI/PSWRN/V/I/2025 tertanggal 29 Juni 2025.

Menurut Ketua DPC GWI Pesawaran, alasan pembekuan SK Nomor 051/SK-DPC/07/24 tertanggal 15 Maret 2024 adalah rendahnya partisipasi anggota dan minimnya dukungan aktif dalam roda organisasi, serta perlunya evaluasi total terhadap kinerja kepengurusan. “Kami berharap permohonan pembekuan ini dapat dipertimbangkan dan disetujui oleh DPP GWI,” tulis Ketua DPC dalam suratnya.

Namun, langkah ini dinilai paradoksal karena Ketua DPC tetap menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pelaksanaan Memorandum of Understanding (MoU) termin kedua tahun 2025. Sikap ini dinilai tidak konsisten oleh sejumlah anggota organisasi.

“Kami merasa terkejut dan menyayangkan keputusan yang dianggap tidak demokratis,” ujar Antoni, salah satu anggota aktif DPC GWI Pesawaran. “Ini kan organisasi milik bersama. Kenapa mengambil keputusan sendiri tanpa musyawarah dengan pengurus atau anggota lainnya?” tambahnya.

Sementara itu, Dan Azir, yang menjabat sebagai Sekretaris DPC GWI Kecamatan Teluk Pandan, membenarkan adanya pengunduran diri Ketua DPC GWI di wilayah tersebut. “Ya, memang benar ada pengunduran diri Ketua DPC GWI Pesawaran,” katanya singkat.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari DPP GWI terkait sikap terhadap permohonan pembekuan yang diajukan Ketua DPC Pesawaran. Anggota organisasi kini menantikan respons dan tindakan dari DPP GWI untuk mengetahui arah kepemimpinan dan prinsip organisasi di DPC GWI Pesawaran.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang stabilitas organisasi dan masa depan DPC GWI Pesawaran. Apakah langkah sepihak ini akan berdampak positif atau negatif pada organisasi? Yang jelas, organisasi ini membutuhkan kejelasan dan kepastian untuk melanjutkan kegiatan dan program-programnya. [IBC]