Keterbatasanmu adalah Kekuatanmu

Images (8)

Keterbatasanmu adalah Kekuatanmu (Your weaknes is your power) –  Bacaan Lukas 19: 1-10

Katolik,Pelitanusantara.com | Ada ungkapan yang mengatakan bahwa: your weakness is your power, keterbatasanmu adalah kekuatanmu. Ungkapan ini mau membuka mata kita untuk melihat sisi positip dari setiap kelemahan yang kita miliki.

Tuhan selalu memberikan kepada kita pasangan kelemahan dan kekuatan sekaligus dalam diri kita. Tinggal kita mau melihat kelemahan atau kekuatannya.

Yang mengherankan adalah bahwa banyak orang melihat kelemahannya sebagai hambatan pertumbuhan, dan hanya sebagian kecil orang yang melihat kekurangannya sebagai peluang untuk berkembang lebih baik lagi. Banyak artis dan comedian yang terkenal dan laris manis karena kekurangannya.

Mereka rela ditertawakan karena kekurangan-kekurangannya, tetapi disitulah kekuatannya karena mereka menghibur banyak orang dengan kekurangan mereka.

Injil hari menampilkan kepada kita sosok seorang Zakheus yang tidak mau menyerah dengan keterbatasan fisiknya, dan dia juga tidak mau menyerah pada keterbatasan sosialnya karena orang banyak yang menghalangi dia untuk bertemu dengan Yesus. Tetapi dia berjuang mencari solusi dan jalan alternatif untuk bisa melihat Yesus dengan memanjat pohon ara. Dan karena perjuangan ini pula, maka Yesus menyuruh dia turun dan Yesus mau menginap rumahnya.

Pertanyaan refleksi untuk renungan kita adalah, Apakah kita seperti Zakheus, yang mau terus berusaha untuk bertemu dengan Yesus, dengan segala keterbatasan yang kita miliki?

Bila kita boleh menginventarisir semua keterbatasan yang kita miliki, maka di sana ada seribu satu macam keterbatasan dan kesulitan yang menghalangi kita untuk bisa bertemu dengan Yesus. Beberapa keterbatasan antara lain: keterbatasan waktu, tempat, jarak, kemacetan dan kesibukan kerja.

Hampir tidak ada waktu untuk diri sendiri, dan Tuhan. Kita terhimpit oleh begitu banyak kesibukan yang menguras materi, tenaga dan perhatian kita, sehingga kita tidak ada waktu untuk bisa bertemu Yesus, kita tidak waktu untuk berdoa, tidak ada waktu luang untuk Tuhan.

Zakheus hari ini menawarkan jalan alternative kepada kita untuk tetap bisa bertemu dengan Yesus. Prinsip Zakheus adalah sesibuk apa pun pasti ada peluang untuk untuk bisa bertemu dengan Yesus. Bagaimana caranya?

Ditengah keterbatasan kita, kita mau berdoa pada saat jalan macet, saat mencuci piring, saat menyapu rumah, saat sebelum dan setelah makan, sebelum dan setelah tidur, atau pada saat kita bermain dengan anak-anak kita, saat sebelum dan setelah kerja, saat sedang kerja.

Doa adalah nafas kehidupan kita, di mana kita mampu berdoa di setiap selah kesibukan kita. itulah alternatif dari keterbatasan yang kita miliki untuk bisa bertemu dengan Tuhan Yesus.

Ada keterbatasan lain yang mungkin kita rasakan seperti mau ikut terlibat dalam pelayanan tetapi tidak memiliki kemampuan untuk berbicara di depan umum. Perlu disadari bahwa pelayanan itu bukan hanya lewat berbicara, tetapi dengan melakukan perbuatan kasih yang nyata.

Kita dapat melayani cukup dengan senyuman kita, menjadi pembawa damai di dalam kelompok atau lingkungan kita, melayani anggota keluarga kita dengan sukacita. Itulah jalan alternative yang dapat kita jalani untuk bisa bertemu dengan Yesus.

Mari kita sadari selalu bahwa ada banyak keterbatasan ada dalam diri kita, namun kita juga punya kemampuan untuk berkata “Di tengah keterbatasanku, aku mau seperti Zakheus, yang mau lari dan memanjat pohon ara untuk bertemu dengan Yesus.”(LN)