” KESOMBONGAN ADALAH TINDAKAN KEKEJIAN BAGI ALLAH “

Hdevananda
Kesombongan
Ilustrasi gambar/Pelitanusantaranews
Img 20241215 Wa0122
File 00000000d2f0720984501526d662de3c
Spread the love
Ilustrasi gambar/Pelitanusantaranews

“Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu.” 
Yesaya 2:11

Pelitanusantara.com |Dalam kitab Obaja, kita dapat melihat kisah tentang Obaja, dimana ia mendapatkan penglihatan dan nubuatan dari Tuhan bagi bangsa Edom. Ia mendengar suatu kabar dari Tuhan, bahwa seorang utusan telah disuruh untuk datang ke tengah-tengah bangsa Edom untuk memeranginya. Secara geografis Edom merupakan negeri yang aman, terlindung dan sulit diserang musuh karena berada di daerah pegunungan berbatu. Karena itu orang-orang Edom sangat membanggakan negerinya dan merasa diri kuat. Mereka berpikir bahwa tidak akan ada bangsa lain yang sanggup mengalahkannya. Mereka pun menjadi angkuh dan lupa bahwa Tuhan sangat membenci keangkuhan.

WhatsApp Image 2026 04 09 at 06.35.58

Keangkuhan atau kesombongan sangat mudah merasuki orang-orang yang merasa dirinya lebih dari yang lain, hebat dan kuat. Seperti bangsa Edom yang menjadi angkuh karena apa yang mereka miliki. Demikianlah yang Tuhan katakan tentang Edom: “Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau, ya engkau yang tinggal di liang-liang batu, di tempat kediamanmu yang tinggi; engkau yang berkata dalam hatimu: “Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?” (Obaja:3).

Tetapi kita tahu bahwa Tuhan membenci keangkuhan. Itu sebabnya Tuhan memerintahkan Obaja untuk menyampaikan nubuatanNya atas bangsa Edom, dan ini yang dikatakanNya: “Sekalipun engkau terbang tinggi seperti burung rajawali, bahkan, sekalipun sarangmu ditempatkan di antara bintang-bintang, dari sana pun Aku akan menurunkan engkau, demikianlah firman TUHAN” (Obaja:4).

Mereka lupa bahwa ada kuasa yang lebih kuat dari mereka, yaitu Tuhan sendiri. “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” (Yakobus 4:6). Seharusnya Bangsa Edom sadar bahwa Tuhanlah yang membuat negeri mereka aman. Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk menjadi sombong dan tinggi hati.

Kesombongan berbicara mulai dari merasa memiliki, entah itu kekuasaan, ataupun kedudukan, merasa cantik atau ganteng ataupun pintar, sampai merasa hebat dan tidak mau kalah dalam segala hal. Dan yang terparah adalah sombong rohani dan merasa paling benar dan suci, mudah menghakimi orang lain dan membandingkan dengan dirinya, yang agamawi! Orang yang sombong tidak pernah bisa

mendekat pada Allah,, karena mereka sekalipun beribadah tetapi memungkiri kekuatannya, mereka berusaha sendiri mengatasi semua permasalahan yang mereka hadapi, dan akhirmya menjadi terkutuk!

Rendahkan hati dan bergantunglah sepenuhnya kepada Tuhan, “Beginilah firman Tuhan : “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan ! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan , yang menaruh harapannya pada Tuhan ! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Sadarlah bahwa seluruh hidup kita merupakan anugerah dari Tuhan, oleh sebab itu Firman Tuhan mengajarkan kepada kita: “Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.” (1 Petrus 5:6). Akuilah bahwa hanya Tuhan sumber segala sesuatu dan rendahkan diri kita dihadapanNya.

Salam Sejahtera Sahabat..
Tuhan Yesus memberkati

Oleh Pdt Silvy Supangkat ( GPIA Pekayon Bekasi)